Sabtu, 18 Rabiul Akhir 1441 H | 14 Desember 2019

Info

PEKANBARU - Memasuki musim penghujan yang melanda Kota Pekanbaru, Plt Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kota Pekanbaru Muhammad Amin, menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk waspada terhadap penyakit demam berdarah dengue (DBD).

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri talkshow dalam program kentongan di Radio Republik Indonesia (RRI) Pro 2 Pekanbaru dengan tema waspadai penyakit musim hujan atau banjir, Rabu (13/11).

Muhammad Amin menyebutkan, penyakit DBD merupakan penyakit yang sangat rentan menimpa masyarakat ketika musim hujan. Jelasnya, banyak warga khususnya kota Pekanbaru meninggal dunia akibat penyakit ini.

Ia memaparkan data-data yang dihimpun Dinkes Kota Pekanbaru beberapa tahun terakhir yaitu, pada tahun 2016 sebanyak 873 orang meninggal dunia 10 orang, tahun 2017 berjumlah 598 dan meninggal dunia dua orang, tahun 2018 berkurang menjadi 358 orang dan yang meninggal dua orang.

"Hingga November 2019, korban DBD berjumlah 376 orang dan meninggal dua orang, namun dari 376 orang tersebut sudah ditangani dan beberapa orang masih berada di rumah sakit," kata Muhammad Amin.

Tambahnya, Pemerintah Kota Pekanbaru telah mewaspadai DBD dari tahun ke tahun, salah satu caranya dengan memberikan pengobatan gratis di setiap puskesmas yang ada.

"Jadi masyarakat jangan takut untuk berobat, pengobatannya gratis kecuali dirawat baru pakai kartu jaminan kesehatan," ungkapnya.

Muhammad Amin berharap, adanya program pemerintah dalam menangani berbagai penyakit akibat banjir ini mampu memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

"Optimalisasi puskesmas dan rumah sakit yang ada di pekanbaru ini diharapkan menjadi solusi dalam menyelesaikan persoalan banjir," tutupnya.

Selain Kadis Kesehatan, dalam dialog ini juga turut hadir Kasi P2PTM Dinkes Pekanbaru dr. Leny Marzal MARS dan perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Kedokteran Universitas Riau Khairatul, untuk memberikan pandangan mengenai dampak yang diakibatkan dari musim hujan ini. (MCR/IP)

Berita Terkait