Senin, 13 Rabiul Akhir 1441 H | 09 Desember 2019

Info

PEKANBARU - Belakangan masalah teror kembali marak di tanah air, seperti adanya kejadian bom di Medan. Bahkan di Riau juga sudah tertangkap lima orang terduga terorisme. Menyikapi hal ini legislator Riau dari Fraksi Gerindra Syafrudin Iput angkat bicara.

Menurutnya, peran serta masyarakat bisa jadi 'ujung tombak' dalam antisipasi terjadinya tindakan-tindakan terorisme. Terutama dalam mengawasi terhadap upaya-upaya yang mencurigakan yang ada di daerah tempat tinggal masing-masing. 

"Masyarakat harus tetap waspada dan mengawasi gerak-gerik terhadap warga yang mencurigakan di lingkungan tempat tinggalnya. Laporkan pada aparat setempat seperti Ketua RT dan RW untuk diambil tindakan antisipasi selanjutnya. Apakah dilanjutkan pada pihak keamanan atau kepolisian," sebutnya Kamis (14/11).

Sementara itu disampaikan Dapil Rokan Hilir ini juga, tindakan teror apalagi sampai merusak atau mengganggu ketenangan masyarakat dengan melakukan bom bunuh diri bukanlah suatu tindakan jihad sesuai apa yang diajarkan agama.

"Bahkan itu boleh dikatakan perbuatan yang melanggar ajaran agama karena telah membunuh orang yang tidak bersalah atau berdosa," pungkasnya. (MCR/Ch)

Berita Terkait