Selasa, 11 Rabiul Awwal 1442 H | 27 Oktober 2020

Info

DUMAI - Pengelolaan sektor perparkiran di Kota Dumai, Propinsi Riau oleh Dinas Perhubungan (Dishub) setempat akan diserahkan ke pihak ketiga dalam rangka menciptakan ketertiban dan membuka peluang usaha bagi masyarakat luas.

Kepala Dishub Dumai, Taufik Ibrahim, kepada pers di Dumai (29/4) mengatakan, pihaknya telah membuka peluang bagi pihak ketiga untuk mengelola sektor parkir ini guna meningkatkan kontribusi pemasukan keuangan daerah dan ketertiban penyelenggaraan parkir.

Menurutnya, sektor perparkiran di daerah perkotaan perlu dilakukan pembenahan karena sejauh ini dianggap masih belum terkelola dengan baik dan kurang berkontribusi bagi penerimaan keuangan daerah.

"Bagi pihak ketiga yang berkemampuan untuk mengelola perparkiran ini kita membuka luas peluang kesempatan, namun dengan catatan sesuai prosedur dan konsep yang telah diatur untuk ketertiban dan kelancaran penyelenggaraan sektor parkir ini," terang Kadishub.

Dia melanjutkan, dalam pengembangan perparkiran ini, Dishub diharuskan mengambil terobosan baru mengingat pertumbuhan daerah dan iklim investasi yang cukup menggairahkan bagi pelaku usaha.

"Kesempatan mengelola parkir ini dapat juga dilakukan pengelola dari pihak ketiga dengan menyediakan lahan parkir baru demi optimalisasi pendapatan asli daerah," jelasnya.

Disamping itu, terobosan sektor parkir ini dilakukan juga dengan analisa dampak lalu lintas (Andalalin) bertujuan memprediksi dampak yang ditimbulkan suatu pembangunan kawasan untuk mengejar target PAD Rp500 juta pada 2014 ini.

Andalin tersebut merupakan bentuk peningkatan atau perbaikan yang diperlukan untuk mengakomodasikan perubahan yang terjadi akibat pengembangan baru, menyelaraskan keputusan mengenai tata guna lahan dengan kondisi lalu lintas, jumlah dan lokasi akses.

Kemudian, mengidentifikasi segala masalah yang dapat mempengaruhi putusan pengembang dalam meneruskan proyek yang diusulkan, sebagai alat pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan manajemen dan rekayasa lalu lintas.

"Dengan jumlah 85 ribu unit kendaraan roda dua di Dumai dan 30 ribuan kendaraan roda empat serta pembangunan dan perkembangan kota Dumai kita yakini perlu dilakukan Andalalin untuk memaksimalkan PAD dari sektor parkir," ujarnya.

Dengan adanya program andalalin itu, sebutnya, maka dapat diperhitungkan berapa besar bangkitan perjalanan baru yang memberlukan rekayasa lalu lintas dan manajemen lalu lintas untuk mengatasi dampaknya. (MC Riau/ar)

Video

Selamat HUT Ikatan Dokter Indonesia Ke-70 Tahun 2020

Selamat HUT Ikatan Dokter Indonesia Ke-70 Tahun 2020

Himbauan Netralitas Pilkada 2020

Berita Terkait

Truk ODOL Masuk Tol Pekanbaru-Dumai, Putar Balik Kanan

Selasa, 06 Oktober 2020 | 12:53:33 WIB

Rela Antri, Masyarakat Antusias Jajal Tol Pekanbaru-Dumai

Ahad, 27 September 2020 | 18:16:39 WIB

Tol Pekanbaru-Dumai Telan Biaya Investasi Rp12,18 Triliun

Jumat, 25 September 2020 | 17:04:02 WIB

Tol Pekanbaru-Dumai Punya Lima Terowongan Gajah

Jumat, 25 September 2020 | 16:13:05 WIB

Tol Pekanbaru-Dumai Beroperasi Mulai Besok Pagi

Jumat, 25 September 2020 | 16:10:00 WIB

Jokowi: Tol Pekanbaru-Dumai Tingkatkan Perekonomian di Riau

Jumat, 25 September 2020 | 16:06:39 WIB