Jumat, 17 Safar 1443 H | 24 September 2021

PEKANBARU - Pihak DPRD Riau mengakui jika keberadaan Perda (Peraturan Daerah) saat ini banyak yang tumpang tindih. Ada produk baru yang menyebabkan produk lama seharusnya 'dihanguskan' tapi hal ini tidak dilakukan.

Sehingga Perda yang dimiliki saat ini jumlah atau kuantitasnya sudah cukup banyak. Tapi tidak bisa diaplikasikan karena 'berbenturan' dengan Perda lain. Kedepan akan lebih mengutamakan kualitas sehingga dapat diaplikasikan di tengah masyarakat.

"Kita saat ini kesannya hanya bisa membuat Perda, tapi tak bisa mengaplikasikannya. Bahkan banyak Perda kita yang tumpang tindih dengan Perda yang sudah ada sebelumnya. Sehingga dalam aplikasinya saling 'berbenturan'. Ini jadi PR kita ke depannya, tidak memikirkan kuantitas, tapi kualitas," sebut Ketua DPRD Riau Indra Gunawan Eet saat dikonfirmasi, Selasa (19/11).

Lebih jauh dicontohkannya, untuk di negara luar, kalau mau buat Perda itu, dua Perda baru akan 'menghanguskan' lima Perda lama. Jadi Perda baru itu 'lebih padat' atau menyempurnakan Perda yang ada sehingga bisa membuat Perda lama jadi tidak berlaku lagi karena sudah terangkum pada Perda baru. Jadi Perda itu sedikit tapi kualitasnya bagus yang bisa mrwakili kebijakan masyarakat.

"Terbalik dari apa yang terjadi pada kita, buat Perda baru lima. Tapi hanya menghsnguskan Perda lama dua. Tentu Perda yang ada itu banyak dan tumpang tindih. Jadi kedepannya kita akan lebih pikir kualitas Perda ketimbang kuantitasnya," tambah Dapil Bengkalis-Dumai-Meranti dari Golkar ini lagi. (MCR/Ch)

Video

Ramah Tamah Pemprov Riau Dan Pemberian Bonus Untuk Atlet Berprestasi Leani Ratri Oktila

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner

Berita Terkait

Cegah Corona, Pemprov Riau Antisipasi Klaster Sekolah

Jumat, 24 September 2021 | 21:02:22 WIB

Wagubri Ajak Masyarakat Riau Jaga Program PEN Mangrove

Kamis, 23 September 2021 | 15:57:24 WIB

BIN Daerah Riau Kembali Vaksinasi Massal 11 Ribu Peserta

Kamis, 23 September 2021 | 13:38:28 WIB