Senin, 5 Jumadil Akhir 1442 H | 18 Januari 2021

PEKANBARU - Plt Asisten II Setdaprov Riau Indra memberi sambutan sekaligus pengarahan dalam acara Pelantikan Pengurus Asosiasi Kontraktor Migas Riau (Akmr) Periode 2019 - 2022, di Hotel Premiere Pekanbaru, Selasa (19/11/19).

Pelantikan pengurusan ini turyt dihadiri oleh perwakilan Polda Riau, Anggota DPR RI utusan Riau Effendi, Wakil DPR Provinsi Riau Asri Auzar, Perwakilan SKK migas Harianto Syafri, Perwakilan Ketua DPP Apindo, perwakilan Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau.

Pengurus Asosiasi Kontraktor Migas Riau (Akmr) Periode 2019-2022 yaitu, Ketua Pembina Gubernur Riau Syamsuar, KA SKK Migas Sumbagut, DPR RI Effendi Sianipar, LAM Provinsi Riau Datuk Seri Syahril Abu Bakar, Ketua Ricky Sinambela, Wakil Ketua Peng Suyoto, Ketua Umum Azwir Effendy, Wakil Ketua Umum Beny Siagian, Sekretaris Umum Harry Hutagalung Wakil Sekretaris Imran Ucok, Bendahara Kirno, Wakil Bendahara Eduardus Indriyadi.

Dalam sambutannya, Indra mengatakan bahwa Blok Rokan merupakan blok minyak dengan produksi kedua terbesar di Indonesia. Blok seluas 6.264 Km2 ini memiliki 96 lapangan minyak, dimana tiga lapangan di antaranya berpotensi menghasilkan minyak sangat baik, yaitu Lapangan Duri, Minas, dan Bekasap.

"Meskipun masih menjadi penyumbang produksi minyak terbesar kedua di Indonesia, namun produksi Blok Rokan terus turun dari tahun ke tahun. Pada tahun 2013, produksi Blok Rokan mencapai 116.5 Juta Barel, sedangkan pada tahun 2015 hanya 102.5 Juta Barel. Pertamina pun ditantang untuk bisa meningkatkan kembali produksi minyak Blok Rokan ketika alih kelola pada 2021 mendatang," ujar Indra

Oleh karena itu seiring dengan adanya Peraturan Menteri ESDM Nomor 37 Tahun 2016, maka diperlukan kesiapan dan komitmen para pemangku kepentingan di daerah secara bersama-sama terlibat dalam pengelolaan Participating Interest (PI) 10% pada Wilayah Kerja Migas yang ada di Provinsi Riau.

"Khusus untuk penerimaan gas bumi, pembagiannya adalah 69,5% untuk Pemerintah Pusat dan 30,5% untuk Daerah. Lalu, sebesar 0,5% dari hak daerah ini akan dialokasikan untuk anggaran pendidikan dasar pada daerah bersangkutan, sisanya sebesar 30% dibagi dengan rincian 6% untuk Provinsi untuk Kabupaten/Kota penghasil, dan 12% untuk Kabupaten/Kota lain," tutupnya. (Mcr/Sur)

Video

Penyuntikan Vaksinasi Covid-19 Di Provinsi Riau

Wakil Gubernur Riau Pimpin Rakor Bahas Rencana Vaksin Covid-19 dan Pengetatan Prokes

Wakil Gubernur Riau Hadiri Rapat Penanganan Covid-19 dan Rencana Pelaksanaan Vaksinasi

Berita Terkait

Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Hari Ini Turun

Sabtu, 16 Januari 2021 | 21:48:59 WIB

Pasien Sembuh Bertambah 166, Kasus Baru 96 Orang

Sabtu, 16 Januari 2021 | 19:22:33 WIB

Pasien Sembuh Bertambah 186 Jadi 24.849 Orang

Jumat, 15 Januari 2021 | 19:19:05 WIB

Dinsos Riau Siap Fasilitasi Bantuan dari Pemerintah Pusat

Jumat, 15 Januari 2021 | 16:04:23 WIB

Lifting Migas Riau Tahun 2020 Lampaui Target

Jumat, 15 Januari 2021 | 13:51:05 WIB

Lab RSUD Arifin Achmad Periksa 631 Sampel Swab

Kamis, 14 Januari 2021 | 22:30:47 WIB

Wagubri: Masyarakat Tidak Perlu Ragu Divaksin

Kamis, 14 Januari 2021 | 19:24:09 WIB