Minggu, 2 Jumadil Akhir 1441 H | 26 Januari 2020

Info

Pelaksanaan Bimtek Arsip Digital oleh Tim Dosen FIB Unilak bagi Pustakawan dan Tata Usaha Sekolah di Pekanbaru.

PEKANBARU -- Salah satu indikator keberhasilan suatu sekolah dalam rangka peningkatan akreditasi sekolah adalah dokumen dan arsip yang tersedia dan tertata dengan baik, sesuai dengan peraturan pemerintah yakni UU N0. 43 tahun 2009.

Negara menyelenggarakan pelindungan dan penyelamatan arsip sebagaimana dimaksud, baik terhadap arsip yang keberadaanya di dalam maupun di luar wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bahan pertanggungjawaban setiap aspek kehidupan berbangsa dan bernegara untuk kepentingan negara, pemerintahan, pelayanan publik, dan kesejahteraan rakyat.

Atas dasar itu Tim Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Lancang Kuning (FIB Unilak) yang terdiri dari Rismayeti,S.Sos., M.IP selaku Ketua  dan Dr. Hj. Evizariza, M.Hum, Triono Dul Hakim, S.T, M.IP, Vita Amelia, S.T, S.Hum, M.IP, sebagai anggota, pada 4 April 2019 lalu mengadakan  kegiatan  pengabdian Bimbingan Teknis (Bimtek) arsip digital yang dilaksanakan di Aula Pustaka Unilak.

"Bimtek tersebut dalam rangka meningkatkan pengetahuan Pustakawan dan Tata Usaha sekolah di Kota Pekanbaru, saat itu sebagai narasumber adalah saya sendiri dan  Triono Dul Hakim, M.IP," jelas Rismayeti, Selasa (19/11/2019) di Pekanbaru.

Rismayeti mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat dengan bekerjasama dengan FPPTI (Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia) Riau.  

"Kegiatannya tersebut di ikuti 38 orang peserta terdiri dari pustakawan dan tata usaha sekolah yang ada di kota Pekanbaru,"sebut Rismayeti.

Lebih lanjut Dia menjelaskan bahwa Dalam Bimtek, tim juga memberikan kuisioner pretest kepada peserta, selama Bimtek peserta juga diberikan kesempatan tanya jawab, disesi tanya jawab   dapat diketahui peserta sudah memahami arsip secara manual atau konvensional, tetapi sebagian besar peserta belum mengerti mengelola arsip secara digital.

"Dan kemudian kita berikan pembekalan tentang arsip digital dan pengkodean arsip, dan akhirnya mereka bisa memahami pendigitalan arsip dan pengkodean arsip," sebutnya.

"Dari kuisioner yang diberikan peserta dapat diketahui hasil pretest dan posttest menunjukkan 100 % mereka memahami perangkat pendigitalan dan pengelolaan arsip digital, dan 50 % mereka mampu dan akan mengelola arsip digital ditempat mereka bekerja, di sini terlihat ada peningkatan setelah diadakan pelatihan,"sambungnya.

Sementara Triono Dul Hakim, sebagai narasumber saat ditemui dikampus Unilak mengatakan, pelatihan ini bermanfaat bagi peserta baik sebagai pustakawan maupun tata usaha sekolah sebagai pengelola arsip dan dokumen di perpustakaan ataupun sekolah. Bimtek terbukti dalam rangka penyiapan arsip akreditasi sekolah yang harus mempersiapkan dokumen empat tahun ke belakang, agar bisa menyiapkan arsip sesuai dengan tuntutan akreditasi sekolah. 

"Setelah pelatihan ini, diharapkan kepada peserta dapat mempraktekkan atau menggunakan sistem klasifikasi arsip dan arsip digital di sekolah masing-masing," ujar Triono. (MCR/mad)

Berita Terkait