Senin, 13 Rabiul Akhir 1441 H | 09 Desember 2019

Info

PEKANBARU - Darma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Riau mengadakan Seminar Parenting "Pola Asuh Anak" bersempena peringatan HUT Ke - 20 Darma Wanita Persatuan Tahun 2019, di Ballroom Darma Wanita Pekanbaru, Rabu (20/11/2019).

Sesuai dengan prioritas hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) DWP tahun 2017, di mana salah satu poin pentingnya adalah pembinaan pendidikan keluarga di lingkungan darma wanita persatuan dan masyarakat.

Acara ini bertema Optimalisasi kinerja DWP sebagai mitra strategis pemerintah untuk suksesnya pembangunan nasional yang akan diisi oleh Endrawati Rajak yang juga merupakan anggota DWP Riau dengan moderator Lili Indra Putrayana yang juga merupakan ketua panitia.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua II Juslaini Ashaluddin mengatakan bahwa dengan kemajuan teknologi sekarang ini, semua informasi sangat mudah untuk di akses oleh anak-anak kita. Bahkan, lanjutnya, anak berusia 3 sampai 4 tahun pun sudah dapat mengakses teknologi tersebut.

"Anak-anak kita akan mudah menerima semua informasi yang kadang kala informasi tersebut, tidak cocok dengan budaya kita" Ungkapnya.

Ia kemudian mengajak peserta yang hadir untuk lebih dekat kepada keluarga khususnya anak-anak, serta membatasi bermain gadget sehingga tumbuh keluarga yang harmonis dan bisa melahirkan generasi yang sehat dan hebat.

Selain itu, saat ini masalah obat terlarang (Narkoba, red) masih merajalela di sekitar lingkungan anak-anak dan dengan mudah didapat oleh mereka. Hal tersebut, dikhawatirkan akan merusak masa depan generasi penerus kita yang mendatang.

Oleh karena itu, menurutnya, para orang tua memiliki peranan penting dalam pola pengasuhan anak, keluarga memiliki peranan penting pola pengasuhan anak, orang tua bertanggung jawab atas pertumbuhan dan perkembangan kepribadian anak.

"Kita sebagai orang tua pasti menginginkan anak kita menjadi anak yang cerdas dan berahlak mulia," jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa seorang Ibu merupakan pendidik yang pertama dan utama bagi anak-anak. Bagaimana seorang ibu menjadi pendidik yang pertama dan utama jika tidak berbekal ilmu.

"Oleh karena itu tidak ada kata terlambat bagi kita semua untuk selalu menimbah ilmu," pesan Juslaini.

lebih lanjut Juslaini menjelaskan bahwa seorang ibu di rumah tangga akan selalu menjadi panutan dan contoh bagi anak-anaknya yang mana anak-anak akan lebih suka meniru dari pada dinasehati.

"Bila kita keraskan anak-anak akan lari, bila kita lembut kita yang di cuekin. Jadi tidak mudah bagi kita untuk mendidik dan membina anak-anak kita untuk menjadi generasi penerus yang tangguh" tuturnya.

Juslaini mengharapkan kepada para hadirin untuk mengambil ilmu serta wawasan yang akan disampaikan oleh narasumber agar menjadi pembelajaran dalam mendidik anak-anak untuk menjadi generasi penerus yang tangguh.

Kegiatan HUT Darma Wanita Persatuan pada tanggal 7 Desember mendatang, akan diisi dengan berbagai kegiatan perlombaan. Diantaranya yaitu lomba kuis ceria, lomba DWP Idol, pemeriksaan kesehatan gratis, serta bazar. (MCR/AFQ)

Berita Terkait