Senin, 13 Rabiul Akhir 1441 H | 09 Desember 2019

Info

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau menyambut baik atas kunjungan perusahaan asal Jepang Nippon Koei Co Ltd yang beroperasi di Kota Kawasaki yang akan melakukan kerjasama dengan Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) dalam hal pengolahan tandan kosong (tankos) kelapa sawit untuk dijadikan pembangkit listrik.

Pertemuan itu dilakukan di Ruang Rapat Gubernur Kantor Gubernur Riau, Rabu (20/11/19). Dalam pertemuan itu, pihak perusahaan Nippon Koei Co Ltd mengaku telah mendatangi langsung lokasi di Rohul dan telah mendiskusikan rencana kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Rohul.

Selain itu, mereka mengaku tertarik menjalin kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Riau karena Indonesia memiliki potensi kelapa sawit terbesar di dunia dan itu berada di Sumatera tepatnya di Provinsi Riau.

Juru Bicara Nippon Koei Co Ltd mengaku mendapat ide bahwa tankos sawit di Riau belum dimanfaatkan, khusnya di PKS (pabrik kelapa sawit).

"Dari pabrik itu tankos menggunung. Nah, dari segi lingkungan ini bermasalah, mengeluarkan bau, gas metan, dan lain-lain, makanya kami mengajukan kerjasama untuk mengolah limbah ini menjadi pembangkit listrik," ungkapnya.

Ia melihat, Rohul adalah daerah pertama yang disasar sebagai projek pengolahan limbah sawit menjadi energi terbarukan. Lebih lanjut dia mengatakan, yang terpenting dalam kerja sama ini yaitu untuk mendukung sirkulasi ekonomi khususnya di sektor perkebunan kelapa sawit.

Sementara itu, Plh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Ahmad Syah Harrofie berharap proyek ini dapat terealisasi dan juga dikembangkan di daerah lain yang berpenghasilan sawit.

Dalam kunjungan itu juga, Ahmad Syah mengatakan dalam kerjasama ini Pemprov Riau hanya memfasilitasi. Ia juga mengarahakan pihak perusahaan Nippon Koei Co Ltd untuk melakukan kerjasana langsung dengan pihak Rohul. (MCR/NV)

Berita Terkait