Kamis, 16 Rabiul Akhir 1441 H | 12 Desember 2019

Info

PEKANBARU - Pidato Mendikbud Nadiem Anwar Makarim yang sudah viral di media sosial tidak hanya mendapat apresiasi dari masyarakat luas, tapi juga menuai pujian dari Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar.

Pidato sempena Hari Guru Nasional yang diperingati setiap tanggal 25 November, dibacakan Gubri pada upacara Hari Guru Nasional yang digelar di halaman Kantor Gubernur Riau, pada Senin (25/11) pagi.

Pidato singkat dan padat itu memang berbeda dari sebelum-sebelumnya. “Pidatonya penuh energik. Mudah-mudahan ke depan dunia pendidikan kita akan semakin maju. Terutama dunia pendidikan di Riau ini,” tegas Gubri usai membacakan pidato lengkap Mendikbud.

Dalam pidato yang hanya dua lembar itu, Mendikbud Nadiem berjanji tak akan memberi janji-janji kosong kepada para guru. Ia juga menyampaikan rasa simpatinya untuk para guru di Indonesia karena tugas mulia yang mereka emban juga diikuti oleh aturan-aturan yang justru menyulitkan tugas mereka. 

Nadiem menilai tugas-tugas administratif yang dibebankan kepada para guru justru menghambat mereka untuk membantu para murid yang mengalami ketertinggalan di kelas. 

Kurikulum yang terlalu padat dan kurangnya kepercayaan untuk berinovasi, juga dinilai Nadiem menghambat para guru untuk berkarya demi kesuksesan anak didiknya. 

Nadiem berjanji akan berjuang untuk kemerdekaan belajar di Indonesia. Ia juga meminta para guru untuk melakukan perubahan kecil di kelas tanpa menunggu perintah. 

Nadiem mengatakan, perubahan kecil bisa dilakukan, misalnya dengan mengajak kelas berdiskusi, bukan hanya mendengar. Memberikan kesempatan kepada murid untuk mengajar di kelas. Mencetuskan proyek bakti sosial yang melibatkan seluruh kelas. Menemukan suatu bakat dalam diri murid yang kurang percaya diri, serta menawarkan bantuan kepada guru yang sedang mengalami kesulitan. 

"Apa pun perubahan kecil itu, jika setiap guru melakukannya secara serentak, kapal besar bernama Indonesia ini pasti akan bergerak," begitu kata Nadiem.

Apresiasi Ralon Manurung

Sementara itu, dalam pidatonya di hadapan para guru dan ratusan siswa yang turut hadir pada upacara Hari Guru Nasional, Gubri mengajak semua pihak untuk peduli terhadap dunia pendidikan. 

Gubri mengapresiasi kepedulian Bripka Ralon Manurung, anggota Ditlantas Polda Riau yang telah sukses membangun asa anak-anak pelosok di Dusun Sialang Harapan, Desa Batu Sasak, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar. Ralon rela menguras harta kekayaannya demi untuk membangun sekolah bagi anak-anak di Desa Batu Sasak.

“Kepedulian Bripka Ralon ini mudah-mudahan menjadi contoh dan ikut menggerakkan hati orang-orang yang memiliki kelebihan harta, dalam rangka memajukan dunia pendidikan kita,” harap Gubri. (MCR)

Berita Terkait