Rabu, 18 Zulqaidah 1441 H | 08 Juli 2020

Info

PEKANBARU - Pihak DPRD Riau akui sangat kecewa berat dengan tidak adanya anggaran khusus yang diajukan oleh OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait dalam masalah penanganan Narkoba di Riau tahun 2020. Padahal Riau masuk nomor empat besar nasional masalah maraknya peredaran narkoba. Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua DPRD Riau, Indra Gunawan Eet saat dikonfirmasi, Kamis (28/11). 

"Bukan tidak ada, tapi tidak ada anggaran khusus untuk atasi masalah ini. Padahal Riau masuk empat besar masalah peredaran narkoba secara nasional. Jadi kita kecewa berat pada OPD terkait, kedepan kita tidak mau kecolongan lagi," katanya.

Lebih jauh disampaikan oleh politisi Golkar ini, masalah penanganan narkoba di Riau ini sudah merupakan harga mati untuk diatasi. Apalagi Riau banyak pintu masuk dari daerah luar penyebab maraknya peredaran narkoba ini. 

"Masalah ini kita juga tidak bisa lepaskan saja pada pihak keamanan. Tapi harus melalui semua elemen masyarakat yang ada. Laporkan jika ditemukan hal-hal yang mencurigakan," katanya juga.

Sementara itu disampaikanya juga, pihaknya memberikan apresiasi yang cukup tinggi pada pihak Polda Riau yang terus berupaya melakukan pemberantasan narkoba hingga ke pelosok daerah Riau. 

"Kita berikan apresiasi tinggi pada Polda Riau yang baru-baru ini telah membongkar home industry pembuat narkoba di Kecamatan Bukit Raya Pekanbaru. Walau dalam kondisi anggaran yang terbatas," tambahnya. (MCR/Ch)

Video

Update Covid-19 ( 2 Juli 2020 ) di Provinsi Riau

Updet Covid-19 ( 1 Juli 2020 ) di Provinsi Riau

Update Covid-19 (29 Juni 2020) di Provinsi Riau

Berita Terkait