Selasa, 25 Jumadil Akhir 1441 H | 18 Februari 2020

Info

PEKANBARU - Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendy menghadiri Syukuran HUT Polairud ke 69 Ditpolairud Polda Riau (01 Desember 1950 – 01 Desember 2019) dengan mengusung tema SDM Unggul, Dengan Almatsus Modern Korpolairud Siap Menjaga Stabilitas Keamanan Dalam Negeri, di Mako Polairud Polda Riau, Rabu (04/12/2019)

Untuk memeriahkan Hut Polairud ke-69 Dit Polairud Polda Riau menampilkan beberapa aksi pertunjukan penanganan kejahatan lewat jalur air dan udara, serta kegiatan sosial diantaranya pengobatan gratis untuk masyarakat, donor darah, membersihkan tempat ibadah, sekolah dan pasar.

Dalam wawancaranya Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi mengatakan hari ini kita syukuran atas ulang tahun Polairud ke - 69, kita ingin mengevaluasi dan sekaligus intropeksi dari apa yang sudah kita lakukan selama satu tahun.

"Kita harus terus meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya, dan bagiamana kita terus memanfaatkan teknologi dan peralatan yang modern sekarang ini dengan sebaik-baik nya, untuk memelihara Kamtibmas khususnya di wilayah Polda Riau" ungkapnya

Irjen Pol Agung Setya Imam Effendy menjelaskan Visi Misi kedepannya adalah Dilaut Kita Jaya, bagaimana kita membuat laut kita sebagai sarana transportasi, salah satu pilihan kita pasti menggunakan transportasi air dalam hal ini laut dan sungai.

"Kita tahu di Provinsi Riau adalah provinsi yang dilalui lima sungai besar dan sungai - sungai kecil lainnya dan semua itu sarana transportasi baik itu keperluan Nasional atupun Internasional artinya dermaga pelabuhan sungai kita juga disinggahi oleh kapal-kapal untuk kegiatan ekspor dan impor" Jelasnya.

Agung juga menambahkan yang tak kalah penting adalah personel yang bertugas diperairan, juga mesti mengantisipasi terjadinya potensi penyelundupan barang ilegal, salah satunya tentu saja narkoba, dimana memang sudah tidak asing lagi, perairan Riau menjadi jalur sutra bagi para bandar untuk memasok barang haram ke Indonesia. 

"Kita memang selalu disusupi oleh orang-orang tak bertanggung jawab dalam kegiatan ilegal, termasuk penyelundupan narkoba, narkoba dimasukkan dalam dinamika transportasi air, maka personel bertugas melakukan pencegahan dan melakukan penangkapan," jelas Agung. 

Agung menjelaskan pihaknya pun terus melakukan upaya peningkatan kemampuan personel, salah satunya lewat sejumlah latihan khusus, hal ini sangat penting, apalagi saat ini operasional peralatan pendukung yang dimiliki, memerlukan keterampilan yang tinggi. (MCR/AFQ)

Berita Terkait