Rabu, 6 Safar 1442 H | 23 September 2020

Info

PEKANBARU - Kuliner tradisional memiliki potensi besar untuk dapaf dikembangkan secara optimal. Begitu juga dalam mendukung peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Seperti salah satu kuliner tradisional Puluik Pucung, ya namanya memang masih terdengar asing bagi masyarakat umum apalagi para pelancong pemburu kuliner di Provinsi Riau. Namun, siapa sangka kalau kuliner ini ternyata memiliki rasa yang enak dan unik dari segi pengemasannya.

Berbahan dasar pulut putih atau familiar disebut dengan beras ketan dengan tambahan santan kelapa kuliner ini dikemas daun pisang yang dipucung (diikat) menggunakan tali plastik, karet, atau untaian bambu.

Melihat besarnya peluang pasar sekaligus sebagai wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi, Dosen Sosiologi FISIP Universitas Riau melakukan pengabdian kepada masyarakat di Desa Saik Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuansing pada bulan Agustus untuk memberikan inovasi rasa, bentuk kemasan maupun model pemasaran yang terbaru di luar dari biasanya.

Pengabdian kepada masyarakat  diketuai oleh Basri dengan berangggotakan Yoserizal, Yesi serta melibatkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Reguler Universitas Riau Tahun 2019 di Desa Saik.

‘’Sasaran kegiatan pengabdian yang dilakukan adalah untuk mengembangkan kuliner tradisional sekaligus penguatan ketahanan ekonomi rumah tangga masyarakat setempat. Mengusung prinsip makanan berkualitas bagus dan kreatif dari segi produk, kemasan, serta pemasaraannya, kegiatan pengabdian dilakukan dengan praktik langsung melibatkan ibu-ibu anggota PKK,’’ tuturnya, Kamis (5/12/2019).

Inovasi dilakukan dengan percobaan variasi rasa baru yang sebelumnya hanya serikaya, kini dicoba dengan beberapa varian rasa seperti abon sapi, keju, selai strawberry, dan coklat. Dari segi kemasan, tim juga memberikan inovasi yang lebih simple, menarik, serta mudah untuk di bawa kemana-mana berupa kemasan kotak plastic layaknya kemasan talam durian yang lebih modern. Inovasi yang diberikan tidaklah merubah cita rasa yang khas dari puluik pucung, penambahan keju, coklat, abon, selai strawberry digunakan sebagai topping

Inovasi pada rasa baru dilakukan dengan berhasil. Legit dan gurihnya ketan yang dicampur santan kelapa murni semakin terasa nikmat di mulut ketika bersatu padu dengan topping keju, strawberry, coklat, dan abon. Peserta pengabdian terlihat sumringah dengan berhasilnya inovasi rasa tersebut, meskipun tergolong baru tetapi mereka optimis bahwa cita rasa baru dalam puluik pucung akan semakin membuatnya dikenal.

Selain memberikan inovasi rasa dan kemasan, aspek lainnya yang juga menjadi materi pengabdian yakni soal pemasaran produk. Tim pengabdian memberikan alternatif-alternatif cara pemasaran dengan memanfaatkan teknologi seperti instagram serta mendorong masyarakat setempat untuk mulai berani memasarkan puluik pucung ke luar wilayah hingga Pekanbaru.

Ini dilakukan untuk memperluas jangkauan pasar. Lagi pula, saat ini penjualan berbagai macam produk industry lebih efektif dan efisien menggunakan media online dari pada hanya memanfaatkan kedai-kedai di sekitaran wilayah Saik.

Lebih lanjut, Ketua Tim Pengabdian Basri juga berterimakasih kepada masyarakat setempat yang telah antusias mengikuti rangkaian kegiatan pengabdian tersebut. Untuk selanjutnya Tim mendorong agar pemerintah desa segera membuat hak paten puluik pucung agar tidak beresiko untuk diklaim pihak lain.

“Kita berterima kasih untuk antusias masyarakat semoga kedepan puluik pucung semakin diminati. Masyarakat harus optimis karena pangsa pasar kuliner tradisional masih terbuka lebar, peminatnya banyak, oleh karena itu tetap yakin buatlah makanan yang berkualitas, kemaslah dengan menarik, manfaatkan media untuk promosi. Dan yang paling penting ini segera dipatenkan agar aman tidak diakui orang lain,” harapnya.(MCR/mz)

Video

Gubernur Corner (19 September 2020)

Rapat Koordinasi Bersama Forkopimda Riau Dan Wali Kota Pekanbaru Membahas Tentang PSBM

Konferensi Pers Gubernur Riau dan Walikota Pekanbaru Terkait Pelaksanaan PSBM di Kota Pekanbaru

Berita Terkait