Minggu, 2 Jumadil Akhir 1441 H | 26 Januari 2020

Info

PEKANBARU - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau mengadakan Diseminasi Informasi P4GN melalui Media Cetak, di terminal AKAP Payung Sekaki Pekanbaru, Selasa (10/12/2019)

BNNP Riau melakukan Penempelan Stiker Anti Narkoba di 11 bus Trans Metro Pekanbaru, penempelan stiker "stop narkoba" sebagai bahan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya narkoba.

Dalam sambutannya Plt Kepala Bidang (Kabid) P2M BNNP Riau AKBP Haldun mengatakan hari ini kita aka menempelkan stiker anti Narkotika di Trans Metro Pekanbaru.

"Trans Metro Pekanbaru dipilih karena mereka berjalan terus, jadi semakin banyak berjalan masyarakat dapat melihat dan semakin di ketahui olah khalayak ramai," tuturnya.

Haldun mengatakan melalui langkah ini, diharapkan dapat memberikan informasi kepada masyarakat luas terkait bahaya narkoba.

"Untuk di tahun berikutnya akan semua bus dianggarkan untuk ditempelkan stiker Anti Narkotika," ucapnya.

Ia mengharapkan dengan adanya diseminasi informasi ini, yang ditempelkan pada tempat-tempat yang efektif, dan dibaca oleh khalayak ramai, mudah-mudahan dapat memberikan dampak positif dan mengurangi penggunaanya.

"Dengan adanya tulisan-tulisan ini, orang tuanya atau pun teman-temannya dapat menyampaikan tentang bahaya narkoba, sehingga ini dapat mengurangi penggunaan Narkoba," ungkapnya.

Haldun menjelaskan di penjara 80 persennya adalah pelaku dikarenakan narkoba, bahkan mahkamah agung (MA) telah membatasi bahwa di bawah 1 gram itu tidak diproses hukum akan tetapi akan kita rehabilitasi kalo dia pengguna, tapi kalo dia terlibat jaringan akan tetap di proses hukum walaupun hanya di bawah 1 gram.

Selanjutnya, BNNP Riau menempelkan masing-masing 2 Stiker di 11 bus Trans Metro Pekanbaru yang berjumlah 22 Stiker. (MCR/AFIQ)

Berita Terkait