Minggu, 2 Jumadil Akhir 1441 H | 26 Januari 2020

Info

Gubernur Riau, Syamsuar menyampaikan beberapa poin penting saat menghadiri Rakor Forkompimda dan Bupati/Walikota se-Riau di Pekanbaru.

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bakal menetapkan status siaga darurat Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) pada Januari 2020 mendatang. 

Penetapan status darurat dipercepat untuk mengantisipasi sejak dini kasus karhutla. Keputusan ini diambil dengan berbagai pertimbangan, salah satunya informasi prakiraan cuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Pekanbaru, dimana diprediksi Februari-Maret Riau sudah memasuki musim kemarau.

Pernyataan ini disampaikan langsung Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar saat rapat koordinasi gubernur bersama Forkopimda, serta bupati/walikota se-Provinsi Riau, di Hotel Premier Pekanbaru, Rabu (11/12/2019).

Dijelaskan Syamsuar, dari data BMKG, Riau dan Aceh diprediksi mengalami dua kali musim kemarau, yakni Februari-Maret dan Juni-Juli-Agustus. Sedangkan April-Mei musim penghujan.

"Tapi ini baru perkiraan, bisa iya atau tidak. Tapi kita harus antisipasi sejak awal," kata mantan Bupati Siak dua periode ini.

Lebih lanjut Gubri menyampaikan, tahun 2019 Riau baru menetapkan status siaga Karhutla pada Februari. Tahun depan akan tetapkan lebih cepat.

"Januari sudah kita tetapkan status siaga darurat Karhutla 2020 untuk antisipasi kebakaran pada Februari dan Maret," ungkapnya.(MC Riau/yan)

Berita Terkait