Minggu, 2 Jumadil Akhir 1441 H | 26 Januari 2020

Info

PEKANBARU - Provinsi Riau menjadi tuan rumah dalam pertemuan Dana Bagi Hasil (DBH) kelapa sawit se-Sumatera 2019 yang akan berlangsung pada Senin (16/12) mendatang, yang akan dihadiri oleh Gubernur se-Sumatera serta Bupati/Wali Kota se-Provinsi Riau.

Untuk mempersiapkan pertemuan tersebut, Gubernur Riau yang diwakili oleh Asisten II Setdaprov Riau Indra, beserta Asisten III Setda Riau Indrawati Nasution, Kepala Biro Umum Pemprov Riau Aryadi, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Riau Indra Putrayana, Kabid Perkebunan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Riau Vera Virginia, Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Riau Yogi Getri serta tamu undangan lainnya, menggelar rapat persiapan.

Asisten II Setdaprov Riau, Indra menjelaskan bahwa rapat persiapan ini bertujuan untuk mempersiapkan segala sesuatu untuk merumuskan DBH yang memihak ke Riau.

Ia mengungkapkan, hasil rapat se-Sumatera itu nanti diharapkan akan bisa meningkatkan pendapatan Riau melalui DBH sawit. Dimana, selama ini hasil sawit Riau hanya 18% kembali ke Riau, padahal seharusnya Riau bisa mendapatkan lebih.

"Ini hanya perumusan untuk dipaparkan pada rapat se Sumatera nantinya. Intinya, kita ingin DBH sawit segera terealisasi dan hasil sawit Riau kembali ke Riau," katanya, saat menghadiri rapat di ruangan LPSE Kantor Gubernur Riau, Rabu (11/12).

Indra menambahkan, seharusnya hasil sawit Riau dapat memenuhi kebutuhan pembangunan Riau seperti infrastruktur jalan dan lain sebagainya. Namun fakta dilapangan tidak demikian.

Ia juga berharap, melalui rapat DBH sawit se-Sumatera itu nantinya memihak ke Riau, karena Riau menjadi salah satu Provinsi penyumbang penghasil sawit terbesar di Indonesia.

"Semoga hasilnya memihak ke Riau, karena kita sudah berjuang sejak lama untuk pembagian DBH sawit ini," tutupnya. (MCR/IP)

Berita Terkait