Selasa, 25 Jumadil Akhir 1441 H | 18 Februari 2020

Info

PEKANBARU - Wakil Gubernur Riau (Wagubri), Edy Natar Nasution Menghadiri Acara Puncak Anugerah Baiduri ke-12, bersempena dengan Milad Perempuan Riau Bangkit Foundation (PRBF) Ke-11 Tahun 2019, di Menara Dang Merdu Bank Riau Kepri, Kamis (12/12/2019)

Dalam acara tersebut PRBF Riau memberikan bantuan untuk 3 orang kaum dhuafa yang menjadi tulang punggung keluarga, sekaligus peluncuran buku Riau berpantun dengan judul Perempuan Riau Berpantun, yang di himpun oleh komunitas perempuan penggiat pantun, yang berisi 110 bait pantun dan ditulis oleh 39 pemerhati pantun.

Selanjutnya, PRBF Riau memberikan penghargaan Anugerah Baiduri ke-12 kepada 8 orang Perempuan yang memiliki prestasi di bidang yang berbeda, 8 penerima Anugerah Baiduri ke-12 diantaranya Prof. Dr. Rita Anugerah, MAFIS. Ak Komisaris perempuan pertama di Bank Riau Kepri, Miskiyah, S.pd yang berdedikasi di pemberdayaan masyarakat desa, Dr. Wiwit Ade Fidiawati yang berprestasi dibidang kesehatan Phatologi Anatomi, Sherly Putri Yandani yang berprestasi di bidang olahraga menjadi Wasit sepakbola perempuan, Maryanti yang berprestasi dibidang Olahraga menjadi atlet angkat berat, Hj,Sofianis Ismail bidang pendidikan, Misbah Djalillah (Alm) penghargaan anugerah SABITAH, Wan Nurshima Wan Jusoh perempuan pertama sebagai konsul Malaysia di Indonesia (Riau).

Ketua Dewan Pembina PRBF Riau, Septina Primawati mengatakan bahwa PRBF memiliki moto menjalin kebersamaan dengan keihklasan menuju Riau yang gemilang, cemerlang dan terbilang di usia yang ke-11 tahun ini. PRBF terus konsisten memberikan penghargaan Anugerah Baiduri yang ke-12 kalinya kepada perempuan yang berdedikasi dan berkarya di bidangnya masing-masing.

"PRBF di bentuk oleh perempuan-perempuan yang memiliki semangat,bagaimana meningkatkan dan memberdayakan perempuan untuk dapat hidup bermarwah dunia dan akhirat" ungkapnya.

Septina menyebutkan Bantuan yang diberikan kepada perempuan dhuafa tersebut digunakan untuk meningkatkan usaha yang dijalaninya serta dapat mensejahterakan perekonomiannya, karena mereka telah menjadi tulang punggung di keluarganya.

"Penghargaan Anugerah Baiduri diberikan kepada perempuan yang tangguh dan hebat sebagai tanda apresiasi kepada perempuang yang mempunyai karya yang hebat" tuturnya.

Ia juga mengatakan kami juga meminta sekaligus berharap supaya pemerintah Riau dapat mendukung program PRBF Riau ini, sekaligus memohon kepada Gubri dan Wagubri untuk dapat kembali menganggarkan pembangunan Museum Perempuan Riau.

"Nantinya gedung ini akan menjadi icon Riau sekaligus tempat pusat studi dan destinasi wisata budaya di Provinsi Riau" Pungkas Septina

Dalam sambutannya juga Wakil Gubernur Riau (Wagubri), Edy Natar Nasution mengucapkan atas nama pemerintah Riau, kami sangat mengapresiasi atas adanya penyelenggaraan acara ini, yang menjadi salah satu bentuk kepedulian kita terhadap kemajuan perempuan Riau didalam segala bidang.

"Sebagaimana kita ketahui, penyerahan anugerah baiduri ini, dapat menjadi simbol untuk kemajuan perempuan Riau yang sudah banyak berkontribusi bagi pembangunan, Penghargaan Baiduri ini kita harapkan juga untuk dapat menginspirasi kaum perempuan Riau lainnya untuk dapat terus berkarya," Jelasnya

Edy menuturkan Seperti yang kita lihat, pada masa sekarang kita tidak ragukan lagi kemampuan kaum perempuan, selain berperan sebagai wakil keluarga, kaum perempuanpun sudah banyak yang tampil menjadi pimpinan sebuah negara, sekarang kaum perempuan sudah banyak yang mampu bersaing dengan kaum pria.

"Contohnya saja, sudah banyak kepala daerah, anggota DPRD dan bahkan menjadi profesor yang bergender perempuan, oleh sebab itu, kita semua sudah sepatutnya berbangga hati karena sudah begitu banyak perempuan-perempuan Riau yang meraih kesuksesan diluar sana" tutupnya. 

Selanjutnya, acara di lanjutkan dengan acara hiburan yaitu penampilan dari Tari dari sanggar Universitas Islam Riau (UIR) dan di tutup oleh penampilan bintang tamu ibu kota, yaitu penyanyi senior Inka Christie. (MCR/AFQ)

Berita Terkait