Rabu, 26 Jumadil Akhir 1441 H | 19 Februari 2020

Info

PEKANBARU - Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nasution menyerahkan secara simbolis beasiswa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau 2019, di Ballroom Grand Suka Hotel Pekanbaru, Jum'at (13/12/2019). 

Mahasiswa yang penerima beasiswa di perguruan tinggi dalam provinsi Riau tahun 2019 sebanyak 2.927 orang terdiri dari Universitas Riau 562 orang, UIN Suska Riau 502 orang, Universitas Islam Riau (UIR) 631 orang, Universitas Lancang Kuning (Unilak) 922 orang, Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) 174 orang, Politeknik Caltex Riau (PCR) 125 orang, dan Akademi Kesenian Melayu Riau (AKMR) 11 orang.

Sedanggkan Mahasiswa yang menerima beasiswa di perguruan tinggi yang berada di luar Provinsi Riau (Nasional) tahun 2019 sebanyak 254 orang terdiri dari Universitas Indonesia (UI) Jakarta 29 orang, Institut Teknologi Bandung (ITB) 65 orang, Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta 91 orang, Universitas Brawijaya (UB) Malang 43 orang, dan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya 26 orang.

Dalam wawancaranya Wakil Gubernur Riau (Wagubri), Edy Natar Nasution mengungkapkan bahwa beasiswa yang kita berikan saat ini, hanya buat beberapa Universitas negeri dan swasta yang ada di Riau dan agama dibawah kewenangan Kementrian agama, serta beberapa Universitas Nasional.

Selanjutnya, pemberian beasiswa ini juga melihat kemampuan / kesanggupan yang kita miliki, sekaligus melihat kewenangan dari pemerintah Provinsi Riau, itulah yang jadi pertimbangan dari kita.

"Kita juga akan menerapkan sebuah aplikasi untuk dapat membantu / mempermudah serta mempercepat pengurusan administrasi bagi para guru, supaya tidak ada lagi pengurusan administrasi yang lama dan bertele-tele," ungkapnya.

Edy memaparkan untuk bantuan beasiswa ini, pemprov Riau sendiri telah menganggarkan dana sekitar Rp 32,5 milliar, dana tersebut dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

Selain itu, di kesempatan yang sama Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Riau, Rudiyanto mengatakan untuk sekarang dinas pendidikan Riau memberikan sedikit kemudahan bagi para guru dalam pelayanan, karena pelayanan ini ada 46 jenis diantaranya bidang sekretariat, gaji berkala, atau guru mau cuti dan lain-lain.

"Dengan adanya aplikasi administrasi ini, guru-guru ini tidak perlu pusing dan susah lagi datang ke Dinas Pendidikan, tinggal klik saja dan buka aplikasi tersebut, guru-guru sudah bisa melakukan proses administrasi, yang jelas dengan adanya aplikasi ini, dapat lebih mempermudah guru dan lebih efektif," jelasnya.

Rudi menyebutkan aplikasi ini lebih mengefisienkan waktu terhadap guru. Contohnya, untuk pengurusan hal-hal yang sepele guru-guru tidak perlu lagi datang ke kantor dinas, bisa lewat aplikasi, dan tidak perlu ongkos yang pasti dapat lebih hemat.

"Untuk aplikasi ini, mungkin januari 2020 sudah di terapkan secara efektif, nantinya kita akan melakukan sosialisasi aplikasi ini ke setiap Kabupaten / Kota Se-Provinsi Riau," terangnya.

Selain itu, bantuan beasiswa yang diberikan Pemprov Riau sekarang, bertujuan untuk mensupport dunia pendidikan di Riau, Supaya para generasi Riau dapat mempunyai daya saing, kedepannya Pemprov Riau juga berencana untuk memberikan Beasiswa S2 dan S3. (MCR/AFQ)

Berita Terkait