Jumat, 8 Safar 1442 H | 25 September 2020

Info

PEKANBARU - Banjir yang melanda beberapa daerah di Riau terus menarik perhatian. Apalagi genangan air dalam jumlah yang besar tersebut terus terjadi dan mulai memakan korban jiwa.    

Terkait hal tersebut Gubernur Riau Syamsuar mengaku prihatin dengan kondisi masyarakat dampak banjir di sejumlah kabupaten/kota di Riau. Untuk itu, ia mengimbau kepada instansi terkait di daerah untuk dapat lebih sigap dan proaktif membantu para korban banjir.

Dengan kondisi itu, menurutnya pelayanan kesehatan harus tetap menjadi perhatian ekstra. Untuk itu pemerintah kabupaten yang terkena banjir untuk dapat memperhatikan kesehatan dan memberikan pertolongan medis untuk warganya.

Langkah konkrit yang dapat dilakukan agar Puskesmas atau Rumah Sakit daerah yang terdampak banjir untuk dapat meningkatkan pelayanannya. Kemudian juga harus memantau kondisi kesehatan dan yang dibutuhkan masyarakat secara menyeluruh dan berkelanjutan.

“Puskesmas dan rumah sakit harus meningkatkan pelayanannya. Jika mereka memang kekurangan obat, mereka bisa meminta ke provinsi. Kita siap membantu," tegas Gubri.

Selain itu untuk mengeliminir dampak korban akibat banjir, peran pengawasan juga perlu ditingkatkan. Peran orang tua agar dapat ditingkatkan dan dapat mengawasi pergerakan anak-anak Balitanya.

Kondisi ini menjadi perhatian, karana hingga saat ini sudah ada dua Balita yang menjadi keganasan banjir di Rokan Hulu dan Kuansing beberapa waktu lalu. Diharapkan, kondisi tersebut tidak terulang lagi dan Riau dapat terbebas dari ancaman banjir. (MCR/mz)

Video

Pengarahan Gubernur Riau Mengenai Penanganan Covid-19

Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 Bersama Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Se Provinsi Riau

Gubernur Corner (19 September 2020)

Berita Terkait