Senin, 13 Safar 1443 H | 20 September 2021
BRG Dukung Inisiatif Petani Bentuk KPG Riau

PEKANBARU - Kelompok masyarakat petani gambut binaan Badan Restorasi Gambut (BRG) meresmikan pembentukan Koperasi Petani Gambut (KPG) Riau di Hotel Arya Duta, Sabtu (14/12).

Pembentukan itu bertujuan membuka peluang pasar yang lebih luas dan mendorong peningkatan hasil produksi serta kualitas produk petani gambut di Riau yang telah melakukan praktik budidaya ramah gambut serta mendapatkan pendampingan oleh BRG dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.

Kepala Badan Restorasi Gambut, Nazir Foead mengatakan ucapan terimakasih atas inisiatif kelompok masyarakat dalam membentuk KPG Riau.

"Semoga koperasi ini bisa menjadi wadah konsolidasi hasil pertanian, perkebunan dan usaha kecil dari para petani, peningkatan kualitas produk, serta akses ke pasar yang lebih luas," harapnya.

Menurutnya, Provinsi Riau merupakan salah satu area prioritas restorasi sesuai dengan tugas BRG yang tertuang dalam Perpres Nomor 1 tahun 2016 tentang Badan Restorasi Gambut.

"BRG hadir disini untuk mengajak elemen masyarakat gambut untuk bersama menjaga, memihara dan memperbaiki tata kelola ekosistem gambut rusak salah satunya dengan program revitalisasi ekonomi," ujarnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, KPG Riau nantinya akan membantu memasarkan tiga klasifikasi produk pemberdayaan peningkatan ekonomi masyarakat, berupa revilatisasi bidang budidaya tanaman yang menghasilkan produk jahe, pinang dan kencur.

"Untuk revitalisasi budidaya peternakan menghasilkan produk daging, ayam potong, telur dan penambahan populasi bibit ternak terurama anak sapi dan kambing," pungkasnya.

Sedangkan untuk revitalisasi bidang usaha mikro, kata Nazir, menghasilkan produk turunan seperti dodol nanas, sari buah nanas dan produk olahan sagu.

"Kami mengajak berbagai pihak untuk mendukung inisiatif para petani ini, masih banyak ruang bagi para petani untuk mengembangkan kapasitas pemasaran, penjualan dan pengelolaan aset hasil petani," tutupnya.

Ditambahkan Asisten Deputi Pertanian dan Perkebunan Kementerian Koperasi dan UKM, Dewi Syarlen juga mengajak untuk menggunakan koperasi, Sebab menurutnya dengan koperasi usaha yang dimiliki akan lebih kuat.

"Lebih baik berkoperasi, dengan berkoperasi kita kuat," ujarnya.

Dengan revolisi industri 4.0, ia meminta agar anak muda juga ikut serta dan cermat memandang peluang dalam dunia usaha serta menggunakan koperasi. 

Dalam kesempatan itu juga,  Dewi mengaku akan membantu petani untuk mendapatkan sertifikat halal.

"Bagi petani yang ingin mengusulkan sertifikat halalnya, nanti kami akan membantu," tutupnya. (MCR/NV)

Video

Ramah Tamah Pemprov Riau Dan Pemberian Bonus Untuk Atlet Berprestasi Leani Ratri Oktila

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner

Berita Terkait

Besok, Leani Atlet Paralimpiade Tokyo Akan Diarak

Sabtu, 18 September 2021 | 17:49:38 WIB

Gubri Harap Prestasi Catur Riau Ke Depan Bisa Lebih Baik  

Sabtu, 18 September 2021 | 15:05:35 WIB

Gubri Hadiri Acara Pelantikan Pengprov Percasi Riau

Sabtu, 18 September 2021 | 14:49:36 WIB

Peran TNI dan Polri Sangat Penting Dalam Penanganan COVID-19

Jumat, 17 September 2021 | 21:26:25 WIB

APBD-P 2021 Riau Ditargetkan Akhir September Disahkan

Jumat, 17 September 2021 | 16:27:12 WIB

Siap-siap, KASN Izinkan Evaluasi Pejabat Pemprov Riau

Jumat, 17 September 2021 | 09:17:54 WIB