Rabu, 18 Zulqaidah 1441 H | 08 Juli 2020

Info

PEKANBARU - Wakil Ketua DPRD Riau, Asri Auzar dengan lantang menyebutkan, ada ribuan aset milik pemerintah provinsi Riau saat ini yang tidak diketahui keberadaan, tempat dan siapa yang mengambilnya. Diminta pemprov untuk mengusut mencari keberadaan dan siapa yang mengambil untuk dikembalikan ke daerah.

"Di samping itu, dari pihak DPRD Riau juga akan mengusut mengenai ribuan aset tersebut. Apakah akan bentuk Tim atau Pansus dalam menelusuri ribuan aset yang hilang tersebut. Sehingga dapat dikembalikan statusnya jadi aset milik daerah seutuhnya," jelas politisi Demokrat ini saat dikonfirmasi, Minggu (15/12).

Dikatakan juga, masalah aset ini sudah cukup komplek. Tidak hanya masalah keberadaannya yang tidak diketahui, tapi juga yang ada saja juga banyak yang tidak tetjaga atau terawat dengan baik. Begitu juga dalam pemanfaatannya, belum dilakukan pengelolaan optimal sehingga tidak menghasilkan PAD yang maksimal.

Jadi menurut Dapil Kabupaten Rokan Hilir ini, masalah aset ini sangat perlu dilajukan pengawasan yang melekat. Selama ini jangankan yang hilang, yang ada saja belum optimal dalam mendatangkan PAD. 

"Selama ini gedung Idrus Tintin, Gelanggang Remaja dan lainnya, bukan tidak disewakan. Tapi hasilnya tidak optimal, untuk perawatannya saja tidak mencukupi. Inilah kedepan perlu pengawasan melekat dari semua pihak, DPRD Riau akan bentuk Pansus," tambahnya. (MCR/Ch) 

Video

Update Covid-19 ( 2 Juli 2020 ) di Provinsi Riau

Updet Covid-19 ( 1 Juli 2020 ) di Provinsi Riau

Update Covid-19 (29 Juni 2020) di Provinsi Riau

Berita Terkait