Selasa, 27 Jumadil Awwal 1441 H | 21 Januari 2020

Info

PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menyebut sisa kas Provinsi Riau saat ini kurang lebih 8 persen atau setara dengan 14 miliar, sedangkan progres Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di tahun 2019 mencapai 91,31 persen dan fisik (pekerjaan) 95.03 persen.

"Dana kas Riau sekarang masih ada kurang lebih 8 persen," ungkapnya di Gedung Daerah Balai Pauh Janggi, Senin (6/1/20).

Selain itu, lanjut Syamsuar, untuk Indikator Makro Daerah jika di lihat dari pertumbuhan ekonomi Riau saat ini Riau masih rendah. Seperti di tahun 2018 naik hanya sekitar 2,3 persen, sementara di tahun 2019 hanya naik 2,74 persen.

Diungkapkannya juga, untuk tingkat kemiskinan Riau terdaftar sekitar 7,08 persen dari jumlah penduduk. Sedangkan jumlah penduduk Riau keseluruhan ada sekitar 7 juta jiwa.

"Jadi penduduk miskin Riau sekarang masih ada sekitar 500 ribu yang tersebar di kabupaten/kota se-Provinsi Riau," terangnya.

Ia menambahkan, untuk tingkat pengangguran terbuka di Riau sekitar 5,97 persen. Sedangkan indeks pembangunan manusia yang berhubungan dengan pendidikan dan kesehatan Riau mencapai sekitar 72,44 persen.

Untuk diketahui, indeks pembangunan manusia tertinggi di Riau ada di tiga daerah, diantaranya Pekanbaru, Dumai dan Kabupaten Siak. Dilihat dari 5 tahun sebelumnya, indeks tertinggi selalu terdapat di tiga daerah tersebut, sementara kabupaten/kota yang lain belum ada yang meningkat.

"Maka dari itu, untuk kedepannya kita akan berusaha bagaimana caranya untuk dapat melakukan pemerataan pada pendidikan," pungkasnya. (MCR/NV)

Berita Terkait