Ahad, 10 Safar 1442 H | 27 September 2020

Info

A generic square placeholder image with rounded corners in a figure.

KAMPAR - Kabupaten Kampar merupakan salah satu penghasil madu lebah yang mumpuni Bahkan telah mendapat pengakuan dari beberapa pihak atas kualitas dan legalitasnya.

Baru baru ini salah seorang pengusaha madu lebah yang berasal dari Desa Kuok Kabapuaten Kampar mendapatkan penghargaan dari Gubernur Riau berupa Paramakarya atas kualiatas dan produktifitasnya.

Madu memiliki banyak mamfaat bagi kesehatan sehingga bisa meningkatkan ekonomi yang tinggi bagi masyarakat. 

Pelaku usaha haruslah kretif dan inovatif dalam melihat peluang dalam meningkatkan standar suatu usaha serta haruslah lincah dalam menghadapi pasar global begitu yang disampaikan oleh Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto saat mendampingi Gubernur Riau Syamsuar mengunjungi Rumah Madu Wilbi di Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Selasa (7/1/19).

Dalam kunjungan tersebut Gubernur beserta Bupati dan rombongan menyaksikan Purnomo menceritakan serta mempraktekkan cara mengolah berbagai macam produk yang terbuat dari Madu asli ini. Tak lupa juga Syamsuar dan Catur Sugeng Susanto langsung mencicipi madu asli yang di sajikan Purnomo.

Syamsuar saat di wawancarai mengatakan bahwa dirinya sangat mengapresiasi usaha yang dirintis Purnomo dan memuji semangat Purnomo yang memulai usaha ini dari nol dan terus melakukan inovasi pengembangan.

"Teruslah melakukan inovasi yang kreatif dan robahlah mindseat ke jalur yang lebih baik, Jadikan Purnomo ini sebagi contoh," ujar Gubri.

Gubri melanjutkan, berkat kegigihan Purnomo menjalankan usaha selama ini sekarang tinggal menikmati hasil dan tanpa disadari sudah bisa membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar. Yang mana ini dapat dijadikan contoh dan model bagi masyarakat lainnya.

Sementara itu pemilik usaha Purnomo yang didampingi istrinya Leni Lestiarini saat diwawancarai mengatakan bahwa usahanya berawal dari kegiatan sehari-hari di kantor kehutanan.

Ia menceritakan, dirinya sebagai seorang pensiunan di Dinas Kehutanan telah menjalankan usaha ini sejak 3 tahun yang lalu.

"Alhamdulillah sampai sekarang usaha kami sudah mengeluarkan berbagai macam produk tidak hanya madu asli tapi juga sudah kami olah menjadi seperti sabun, Fomet (minyak rambut)," ujarnya.

Untuk visi dan misi kedepan Purnomo beserta istri dan 8 karyawan akan selalu menyediakan aneka produk lebah lokal yang lebih berkualitas serta diterima oleh semua pasar pasar nasional maupun internasional .

"Dengan itu tanpa kita sadari kita sudah membuka lapangan kerja dan bisa menguntungkan banyak pihak," tambah Purnomo.

Untuk diketahui rumah Wilbi ini terletak di kecamatan Kuak tepatnya di samping kantor Balai Kehutanan  Kementrian Kehutanan kabupaten Kampar. Usaha ini sudah banyak mendapatkan beberapa penghargaan dari Pemerintah setempat maupun pusat.

Hadir juga pada acara kunjungan ini Kepala kecamatan Kuok, beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar, Camat, serta kepala Desa kuok. (MCR/Ajep)

Video

Pengarahan Gubernur Riau Mengenai Penanganan Covid-19

Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 Bersama Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Se Provinsi Riau

Gubernur Corner (19 September 2020)

Berita Terkait