Sabtu, 2 Safar 1442 H | 19 September 2020

Info

PEKANBARU - Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir mengimbau masyarakat menyajikan makanan bergizi dan makanan yang tebuat dari bahan pangan lokal serta membawa buah hatinya sebulan sekali ke pos layanan terpadu (Posyandu) guna mencegah stunting.

"Sebulan sekali anak-anak kita dibawa ke posyandu untuk ditimbang, diukur tinggi badannya dan dicatat secara rutin. Ini penting sekali bagi ibu-ibu yang memiliki bayi dan balita, agar kita tahu anak kita stunting atau tidak. Jangan sampai anak kita kerdil," tutur Mimi saat diwawancarai awak media diruangannya di Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Kamis (9/1/20).

Kadiskes juga berpesan kepada kader posyandu jika menemukan persoalan terhadap anak-anak dan balita untuk cepat melaporkannya kepada puskesmas guna ditangani secepatnya dan diberikan makanan tambahan.

Selain itu, kader posyandu untuk senantiasa melakukan konseling kepada para calon ibu, ibu-ibu hamil dan ibu menyusui. Menurutnya, agar sebuah posyandu rame dan tidak monoton, perlu dilakukan sebuah inovasi yang bisa membuat daya tarik orang tua dan anak balitanya untuk datang ke posyandu.

"Misalnya dengan membuat taman bermain, membuat inovasi baru dalam bentuk timbangan. Pokonya silahkan kader posyandu berbuat suatu inovasi baru yang bisa membuat anak-anak balita dan ibunya semangat untuk datang ke posyandu," tuturnya.

Selain mengatakan ASI itu sangat penting untuk pertumbuhan si bayi, Mimi juga menyebutkan tablet tambah darah tidak kalah penting.

"ASI penting sekali, tapi tablet tambah darah juga penting untuk mencegah anemia serta jangan lupa sajikan makanan tambahan yang terbuat dari bahan pangan lokal," tambahnya.

Selain itu, Kadiskes menekankan pula mengenai pentingnya asupan sumber protein bagi seorang anak yang sedang dalam masa emas pertum buhan yakni saat berada dalam kandungan hingga berusia dua tahun. (MCR/NV)

Video

Gubernur Riau Hadiri Panen Perdana Kebun Jagung Kelompok Tani Goro SAE Riau

Gubernur Corner (12 September 2020)

Gubernur Riau Meninjau Penempatan Pasien Orang Tanpa Gejala (OTG) Di Rumah Sehat Rusunawa Rejosari

Berita Terkait