Selasa, 27 Jumadil Awwal 1441 H | 21 Januari 2020

Info

PEKANBARU - Gubenur Riau (Gubri) Syamsuar mengususlkan Dana Bagi Hasil (DBH) kelapa sawit untuk daerah sebesar 80 persen.

Hal itu diungkapkannya saat diwawancarai awak media usai melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) tertutup terkait DBH kelapa sawit dengan 18 Provinsi penghasil kelapa sawit se-Indonesia yang digelar di Hotel Grand Central Pekanbaru, Sabtu (11/1/20).

"Dari pembahasan rapat tadi maka kami mengusulkan DBH kelapa sawit 80 persen untuk daerah 20 persen untuk pusat," ungkap Gubri.

Menurutnya, yang berpengaruh besar terhadap budi daya kelapa sawit berasal dari daerah. Sebab, ia melihat usaha sawit rata-rata berada di daerah.

Lebih lanjut Syamsuar mengatakan, hasil kesepakatan itu nantinya akan dibicarakan dengan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dan Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) yang ada di wilayah masing-masing.

"Kesepakatan ini harus bergerak cepat agar dibantu melalui perwakilan DPR RI dan DPD RI di masing-masing dapilnya," harap orang nomor satu di Riau itu.

Untuk kepastian kesepakatan DBH sawit 80 persen diberikan kepada daerah, Gubri mengaku akan adakan kembali pertemuan serupa.

"Di lain waktu kita akan melakukan pertemuan seperti ini lagi terkain DBH kelapa sawit ini," tuturnya. (MCR/NV)

Berita Terkait