Selasa, 27 Jumadil Awwal 1441 H | 21 Januari 2020

Info

PEKANBARU - Legislator Riau dari Fraksi Gabungan PPP-Nasdem-Hanura, Kasir sangat prihatin tingginya kasus Stunting (pertumbuhan tinggi anak terhambat) dan Gizi Buruk di Provinsi Riau. Tiap tahunnya terdapat 16 ribu lebih kasus yang terjadi. Berharap tahun ini angka tersebut turun, Dinas Kesehatan (Diskes) diminta untuk fokus dalam mengatasi hal tersebut.

"Kasus yang terjadi masih sangat tinggi di Riau yang mencapai 16 ribu kasus di tahun 2019. Kita berharap angka ini bisa ditekan tahun 2020 ini. Kota minta Diskes fokus dalam mengurus masalah ini. Apalagi tahun ini kita sudah anggarkan dana sebesar Rp 600 juta dalam menangani kasus ini," jelasnya, Selasa (14/01).

Lebih jauh disampaikan juga oleh anggota Komisi V DPRD Riau ini, pihaknya juga akan melakukan hearing dengan pihak Diskes dalam mengetahui program yang dilakukan terkait pencegahan kasus ini.  Karena ini menyangkut juga masa depan anak yang akan mengalami melemahnya daya pikir dari anak.

"Dampaknya bukan sekarang, tapi pada waktu sekitar 20 tahun mendatang. Kita tidak mau daya pikir atau SDM yang kita miliki ke depan banyak yang lemah. Untuk itu Diskes harus serius dengan turun ke lapangan untuk melihat kondisi kesehatan masyarakat. Minta manfaatkan Puskesmas, Posyandu dan lainnya untuk sosialisasi dan pencegahan," tambahnya. (Ch)

Berita Terkait