Jumat, 18 Sya'ban 1441 H | 10 April 2020

Info

TELUK KUANTAN - Kemungkinan jadwal ujian Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) penerimaan CPNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi akan berubah dari yang telah ditetapkan sebelumnya.

Indikasi akan adanya perubahan jadwal ini setelah Badan Kepegawaian Nasional ( BKN) kantor regional XII melakukan komunikasi dengan Pemkab Kuansing.

"Kemungkinan jadwal SKD bisa berubah. Soalnya orang BKN nelepon kita," kata Plt kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kuansing Hendri Siswanto, Selasa (14/1/2020).

Dikatakan Hendri dalam pembicara tersebut, pihak BKN meminta BKPP Kuansing tidak mengumumkan ke publik mengenai jadwal SKD yang sebelumnya sudah ditentukan. Sebab jadwal tersebut berkemungkinan bisa berubah.

"Pihak BKN minta kita untuk tidak mengumumkan dulu jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya karena kemungkinan ada perubahan jadwal," terangnya.

Hingga kini sambung Hendri, pihaknya memang belum menerbitkan secara resmi pengumuman jadwal ujian SKD di website Pemkab Kuansing. Namun media lain sudah terlebih dahulu menyampaikan ke publik.

Bila nantinya ada kepastian dari BKN, maka pihaknya baru bisa mengumumkan di website resmi Pemkab Kuansing. Sebelumnya berdasarkan hasil rapat ditingkat provinsi, Kamis pekan lalu (9/1/2020) diputuskan jadwal SKD CPNS di Kuansing yakni 19 - 25 Februari 2020.

"Jadwal ujian (SKD) di kita (Kuansing) itu 19 - 25 Februari," kata Kabid Administrasi Kepegawaian di Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kuansing Hendri Joprison, Kamis (9/1/2020) lalu.

Mengenai lokasi ujian, ujar Hendri, tidak ada perubahan. Pemkab Kuansing sudah menentukan yakni di Aula SMAN Pintar di Teluk Kuantan dengan server dari BKN Regional.

Pihak BKPP Kuansing sendiri akan menyediakan komputer sebanyak 230 unit untuk pelaksanaan ujian CPNS. Ratusan komputer tersebut berasal dari sekolah SMP dan SD di Kuansing.

Pada 16 Desember lalu, Pemkab Kuansing sudah mengumumkan hasil seleksi administrasi. Kala itu hasilnya, dari 8.632 pelamar, sebanyak 2.145 pelamar dinyatakan tidak lulus administrasi. Sedangkan pelamar yang lulus administrasi sebanyak 6.487 orang.

Setelah sanggahan akhir Desember 2019, jumlah pelamar yang lulus administrasi menjadi sebanyak 6.504 pelamar. Sedangkan yang tidak lulus administrasi sebanyak 2.128 orang. (MCR/US)

Video

Ucapan Terima Kasih Gubernur Riau Kepada Insan Pers

Dari Gubernur Riau Untuk Tenaga Pendidik

Update Corona Provinsi Riau || 4 April 2020

Berita Terkait