Selasa, 25 Jumadil Akhir 1441 H | 18 Februari 2020

Info

PEKANBARU - Kepengurusan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Riau dan Kota Pekanbaru periode 2019-2022 resmi dilantik, hari ini di Hotel Grand Central, Sabtu (18/1/2020). 

Pelantikan yang dipimpin Ketua Umum DPP IDI Daeng Muhammad Faqih ini, juga disaksikan oleh Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edy Afrizal Natar Nasution. 

Struktur kepengurusan yang dilantik IDI Wilayah Riau Ketua Zul Asdi sedangkan Sekretaris Abdullah Qayum. Untuk IDI Cabang Pekanbaru, sebagai adalah Ketua Marhan Effendi.

Wagubri dalam sambutannya baik IDI Riau mau pun IDI Pekanbaru harus mampu menyesuaikan perkembangan ilmu kodekteran. Tidak hanya berasal dari disiplin ilmu tetapi juga peralalatan medis.

"Kami juga meminta anggota IDI untuk terus meningkatkan kualitas keilmuan dan pelayanan. Sebab hanya cara itu, kita dapat menghadapi persaingan di pasar global," kata Wagubri.

Sebagai organisasi profesional, IDI dianggap telah memberikan andil nyata dalam pembangunan di Riau. Namun IDI juga sangat dituntut memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Dua hal adalah menurut orang nomor dua di Riau ini, seauatu yang tak mungkin terpisahkan. 

Lebih lanjut, Wagubri juga berharap, IDI dapat selaras dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. Kontribusi IDI sangat diharapkan baik berupa pemikiran mau pun tindakan.

"Dengan dilantiknya IDI Riau dan IDI Pekanbaru ini tentu harapannya kinerjanya meningkat. Tentunya selaras dengan program-program kesehatan yang dijalankan Pemerintah Provinsi Riau. Baik itu dalam kontribusi pemikiran mau pun tindakan dari IDI," ujar Wagubri.

Sementara Sekretaris IDI Riau Abdullah Qoyyum menyatakan, bersempena acara pelantikan, IDI juga menggelar kegiatan workshop kesehatan. Penyusunan program kerja juga dilakukan. 

Dimana, IDI diharapkan menjadi wadah pemersatu intelektual, keprofesionalitasan, serta meningkatkan kesejahteraan derjat masyarakat serta untuk mencapai kesetaraan ilmu pengetahuan ilmu kedokteran di Asia Fasifik. (MCR/mtr)

Berita Terkait