Rabu, 26 Jumadil Akhir 1441 H | 19 Februari 2020

Info

PEKANBARU - Provinsi Riau resmi menjadi tuan rumah perhelatan Indonesia Marching Art Championship (IMAC) 2020, iven ini merupakan kejuaraan marching band dan seni tingkat internasional yang bakal diikuti sejumlah negara dari berbagai belahan dunia.

Perhelatan tersebut diselenggarakan oleh Indonesia Marching Art Association (IMAA), dijadwalkan akan digelar pada tanggal 23-27 September 2020 di Stadion Kaharuddin, Kota Pekanbaru.

Ketua Harian Pengprov Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Riau, Doni Aprialdi mengatakan, sejumlah negara saat ini telah mengirimkan notifikasi terkait keikutsertaannya dalam ajang bergengsi tersebut. 

"Hongkong, Korea Selatan, Malaysia, Maldives (Maladewa), Myanmar, Polandia, Taiwan dan Thailand telah mengirimkan notifikasi keikutsertaannya," kata ungkapnya.

Doni yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Riau ini mengatakan, IMAC 2020 tidak hanya sebatas untuk mencari pemenang. Tetapi lebih luas lagi, yakni memupuk persahabatan para tim peserta antar bangsa. 

"Kami juga ingin mengapresiasi, Indonesia Marching Art Assciation dan para mitranya atas kolaborasi dan komitmen mereka yang tinggi terhadap pertumbuhan dan perkembangan marching band, yakni dengan mengorganisir dan menyelenggarakan kejuaraan bergengsi ini hingga ke level internasional," ucap Doni. 

Sementara Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution dalam kesempatan tersebut, juga memberi apresiasi terhadap penyelenggaraan iven yang diharapkan dapat menjadi daya tarik baru dan menambah geliat sektor pariwisata di wilayah setempat.

"Saya memberi apresiasi yang tinggi atas kehadiran bapak/ibu dalam perhelatan IMAC 2020 dan IMAA Expose 2020, sebagai tuan rumah, tentu tidak lepas dari peran berbagai sponsor perusahaan yang juga terlibat didalamnya," kata Wagubri di hadapan para tamu delegasi dari sejumlah negara dan pihak penyelenggara.

Memiliki 10 kabupaten dan 2 kota, kata Edy, Provinsi Riau terus membangun adat untuk memperkuat ciri khas Melayu sebagai identitas. 

"Oleh karena itulah, dengan ciri khas ini, Pemerintah Provinsi Riau tetap mempertahankan adat budaya dan menjadikannya sebagai tujuan pariwisata di Provinsi Sumatera Utara," kata dia. 

Wagubri berharap, Provinsi Riau yang terus berbenah dalam peningkatan infrastruktur dapat memberi kesan menarik bagi para delegasi dari sejumlah negara lain yang berkunjung dalam rangka persiapan menjelang perhelatan IMC 2020.

"Riau dengan empat sungai besarnya, yakni Sungai Siak, Sungai Kampar, Sungai Kuangan dan Sungai Rokan, telah dikenal dengan peradaban masa lalunya. Kami berharap dengan adanya perhelatan besar ini dapat berdampak bagi peningkatan ekonomi masyarakat, juga bagi destinasi pariwisata bidang seni dan olah raga," demikian Wagubri. (MCR/ger)

Berita Terkait