Rabu, 10 Rabiul Akhir 1442 H | 25 November 2020

PEKANBARU - Setelah lama terbengkalai, Stadion Utama Riau resmi dikelola PT Sabas Lancang Kuning dari Singapura. Pengelolaan stadion eks penyenggaraan PON 2012 lalu itu ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Gubernur Riau H Syamsuar dengan Nazar Isyam dari, Sabtu (18/1/2020), di Hotel Premier Pekanbaru.

Pasca kesepakatan tersebut, Investor dari negeri jiran Singapura tersebut berhak memanfaatan pengelolaan Stadion Utama Riau. Nazar Isyam sendiri siap membantu Pemprov Riau dalam pengelolaan stadion yang dulu sempat bermasalah hukum.

“Ini baru dalam bentuk MoU saja, bahwa mereka siap menjadi investor pengelolaan Stadion Utama. Tentu ini yang menjadi keinginan dari Gubernur, agar stadion tersebut bisa dijadikan tempat event internasional. Yang datang itu mantan pemain Brazil, yang meninjau langsung stadion. Nah bisa saja nanti pemain-pemain Brazil, dan dari Eropa bermain di Riau melalui investor itu,” kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Riau, Don Aprialdii, Ahad (19/1/20).

Menurut Doni, MoU antara Gubernur dan investor Singapura tersebut, belum ada menyebutkan berapa tahun mereka akan mengelola stadion tersebut. Termasuk berapa besar investasi yang akan dimasukannya dalam pengelolaan Stadion Utama Riau. 

Namun prinsipnya, PT Sabas Lancang Kuning menyatakan siap membantu Riau dalam pengelolaan Stadion Utama. Ada pun teknis soal kontribusi atas hak pengelolaan, akan diatur lebih lanjut berdasarkan hasil kajian.

“Jadi belum ada disebutkan berapa lamanya, termasuk berapa pendapatan dan hitung-hutungan penghasilan dari pengelolaan stadion. Tentu akan ada nanti bentuk hitung-hitungannya, agar jelas nantinya berapa mereka dan berapa kita (Pemprov Riau, red),” jelas Doni.

"Tentu dengan masuknya mereka, bisa memberikan gairah baru persepakbolaan Riau. Dengan digelarnya event internasional, mereka kan bisa mendatangkan klub dari Eropa maupun dari Brazil. Contohnya saja kemarin mantan pemain Brazil, De Santos ikut meninjau bahkan ikut bermain dan memberikan pelatihan sedikit kepada anak-anak PPLP kita,” ujar Doni.(MCR/mtr)

Video

Gubernur Riau Pimpin Rakor Penegakan Perda Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan Kesehatan

Peletakan Batu Pertama Sentra Ekonomi Kreatif dan Budaya LAM Riau

Gubernur Corner (14 November 2020)

Berita Terkait

Wagubri Paparkan Peran Zakat di Masa Pandemi Covid-19

Selasa, 24 November 2020 | 23:53:07 WIB

Wagubri Buka Rakorda BAZNAS Se-Riau 2020

Selasa, 24 November 2020 | 23:49:10 WIB

Mantan Kadinsos Riau Terima Penghargaan Bintang LVRI

Selasa, 24 November 2020 | 18:51:50 WIB

Pengelola BUMDes Diminta Tingkatkan Wawasan

Selasa, 24 November 2020 | 15:39:52 WIB

Anak Wapres Ma’aruf Amin Silaturahim ke LAMR

Selasa, 24 November 2020 | 15:36:33 WIB

Wagubri Ingatkan Sanksi Bagi ASN tak Netral di Pilkada

Selasa, 24 November 2020 | 14:29:52 WIB

LVRI Berikan Tanda Penghargaan Ke 6 Veteran Provinsi Riau

Selasa, 24 November 2020 | 14:16:13 WIB

Kasus Penderita DBD Riau Turun Drastis

Selasa, 24 November 2020 | 13:52:12 WIB

Sinergitas Diperlukan Untuk Pencegahan Narkoba 

Selasa, 24 November 2020 | 13:35:35 WIB

Harga Sawit Naik Jadi Rp2.181,87 per Kg

Selasa, 24 November 2020 | 12:19:55 WIB

Gubri Akan Jadi Pembicara Dalam ICCF 2020

Selasa, 24 November 2020 | 11:24:03 WIB

Satgas Ingatkan Masyarakat Untuk Tetap Taat Prokes

Selasa, 24 November 2020 | 11:21:31 WIB

Wagubri Resmikan Rakerda LVRI Provinsi Riau Tahun 2020

Selasa, 24 November 2020 | 11:07:04 WIB