Jumat, 8 Safar 1442 H | 25 September 2020

Info

A generic square placeholder image with rounded corners in a figure.

PEKANBARU - Pada Olimpiade Fisika XV se-Sumatera yang dihelat selama 4 hari dari tanggal 20-24 Januari 2020 di Gedung Serbaguna Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan (FKIP) Universitas Negeri Riau (Unri) ini, ada 5 kategori yang akan diperlombakan.

Adapun peserta yang mengikuti olimpiade sebanyak 1.086 peserta mulai dari tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan tingkat Sekolah Dasar (SD).

Salah seorang panitia, Nurul mengatakan akan ada 5 rangkaian yang di perlombakan diantaranya Penyisihan Kuis Sains untuk tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan  Sekolah Dasar (SD).

"Untuk rangkaian acara perlombaan ada 5 kategori yang yaitu lomba penyisihan Kuis Sains itu untuk tingkat SMA sampai SD," katanya

Lanjut Nurul, lomba Tes Kemampuan Teori untuk tingkat SMA, SMP dan SD, namun di kategori ini khusus SMA ada 3 bagian lagi yaitu test teori Mekanika, test teori Astronomi dan test teori Geosains.

"Ada juga lomba tes kemampuan teori itu untuk tingkat SD sampai SMA, tapi kalo SMA terbagi lagi test teori Mekanika, Astronomi dan Geosains", ungkapnya

Ia menambahkan, ada lomba eksperimen untuk tingkat SD dan SMP. Lomba mading 3D untuk tingkat SMP dan SMA dan terakhir pameran Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI).

"Selanjutnya itu ada lomba eksperimen untuk tingkat SD dan SMP saja, terus ada lomba mading 3D itu untuk SMP dan SMA dan terakhir itu ada pameran Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI)", ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Riau, Rudyanto mengatakan sangat mendukung kegiatan yang diadakan oleh pihak Himpunan Mahasiswa Pendidikan Fisika terselenggaranya Olimpiade Fisika se-Sumatera, Senin (20/01/2020).

"Kami tentunya sangat mendukung apa di laksanakan oleh pihak  fakultas. Apalagi ini olimpiade fisika se-Sumatera. Semoga dapat berjalan dengan baik hingga acara selesai, " katanya

Dengan tema yang diusung yakni 'Melalui kompetisi gali potensi dan ukir prestasi untuk mewujudkan fisikawan millenial di era Revolusi Industri 4.0, Rudyanto berharapolimpiade ini dapat dijadikan sebagai ajang prestasi agar peserta didik dapat mengikuti lomba olimpiade tingkat nasional.

"Agar anak-anak menjadikan ini sebagai ajang untuk ikuti lomba olimpiade ketahap selanjutnya yaitu tingkat Nasional. Jadikan juga ini sebagai ajang prestasi," pungkasnya. (MCR/dew)

Video

Pengarahan Gubernur Riau Mengenai Penanganan Covid-19

Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 Bersama Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Se Provinsi Riau

Gubernur Corner (19 September 2020)

Berita Terkait