Senin, 11 Safar 1442 H | 28 September 2020

Info

Ketua Dewan Pengurus Harian LAMR Kabupaten Bengkalis, Datuk Sri H Sofyan Said memasangkan selempang kepada Bupati Amril Mukminin.

BENGKALIS - Pemberian atau penabalan gelar adat kepada Bupati Bengkalis, Amril Mukminin menuai pro dan kontra di masyarakat. Dewan Pengurus Harian Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Bengkalis berpendapat, ini merupakan bentuk kepedulian sebagai masyarakat Melayu terhadap pemimpin yang memikul tanggung jawab yang besar.

Anugerah pertabalan dalam memberikan penghargaan terbesar pempinan negeri ini bersuaian dengan agat resam melayu di Kabupaten Bengkalis. Melalui upacara penabalan tersebut, Bupati Bengkalis Amril Mukminin resmi mendapat gelar Datuk Seri Setia Amanah Junjugan Negeri, sementara istrinya Kasmarni mendapat gelar Datin Seri Junjungan Negeri.

“Pemberian penghargaan ini sesuai dengan ketentuan berdasarkan anggaran dasar rumah tangga peraturan daerah Provinsi Riau Nomor 1 Tahun 2012 pasal 29 ayat 1 sebutan yang diberikan oleh Lembaga Adat Melayu Riau kepada tokoh secara perseorangan anak negeri yang berjasa dalam melestarikan khasanah budaya melayu,” ujar Ketua Dewan Pengurus Harian Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Bengkalis, Datuk Sri H Sofyan Said di  Balai Kerapatan Sri Mahkota, Senin (20/1/2020).

Menurut Sofyan, pemberian gelar kepada Bupati Amril beserta istri merupakan pemberian gelar kehormatan atas jasa-jasa yang sangat peduli terhadap perkembangan adat budaya ini, setia amanah adat berfungsi sebagai payung panji penasehat dan bimbingan utama masyarakat melayu, dengan jabatan sebutan setia amanah adat.

“Kita harus merasa bangga bahwa melayu menjadi kembang bunga yang jelita ditaman ini, tanah bertuah ini adalah sebuah titipan, sebuah amanah sebuah kepercayaan yang harus kita jaga kelestarian budaya melayu,” ungkapnya.

Menurutnya, pemberian adat  ini tidak setakat nilai simbolik namun lebih jauh dari itu, bahwa  pemberian gelar ini, menurut azam, istizam dan konsitusi yang sadar, yang sadar, yang kuat demi mengangkat marwah dan martabat di negeri ini.

Sebuah tugas yang berat tetapi sangat romantik untuk dipikul, dikatakan berat sebab amanah ini adalah amanah orang banyak.

Prosesi penabalan Bupati Bengkalis Amril Mukminin dipasangkan tanjak oleh MKA LAMR Kabupaten Bengkalis H Tengku Zainuddin, selempang dipasangkan DPH LAMR Sofya Said dan keris dipasang oleh DPH LAMR Provinsi Riau. (MCR/man)

Video

Pilkada Serentak Tahun 2020 Harus Terapkan Protokol Kesehatan

Peresmian Jalan TOL Pekanbaru-Dumai (PERMAI) Oleh Presiden Republik Indonesia

Pengarahan Gubernur Riau Mengenai Penanganan Covid-19

Berita Terkait