Rabu, 26 Jumadil Akhir 1441 H | 19 Februari 2020

Info

Ilustrasi: int

Pekanbaru - Sebanyak 16.854 pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Pekanbaru akan mengikuti tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Para peserta yang mengikuti tes SKD ini adalah pelamar yang lulus seleksi administrasi penerimaan CPNS tahun 2019 lalu. 

Jika tidak ada perubahan, tes SKD CPNS di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru ini akan dilaksanakan pertengahan bulan Februari 2020 mendatang.

Dikatakan Pelaksana Tugas Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKP-SDM) Kota Pekanbaru Azwan 
tes SKD akan berlangsung dari 17-26 Februari 2020 mendatang di SKA Co Ex Pekanbaru.

Ribuan peserta ini akan dibagi dalam 45 sesi ujian. "Peserta seleksi CPNS menjalani SKD di SKA Co Ex. Untuk pelaksanaannya terbagi dalam 45 sesi," kata Azwan, Selasa (21/1/2020).

Azwan menyebut, peserta seleksi CPNS yang lulus administrasi lalu masih punya waktu untuk mempersiapkan diri. Ia menambahkan, saat SKD nanti peserta cukup membawa kartu ujian dan e-KTP.

Lanjutnya, untuk keamanan BKP-SDM Kota Pekanbaru menyiagakan 30 petugas untuk mendukung pelaksanaan SKD. Jumlah ini belum termasuk petugas dari BKN.

"Ada juga personel dari kepolisian, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan membantu selama pelaksanaan SKD," jelasnya.

Seperti diketahui, jumlah peserta SKD dalam seleksi CPNS 2019 di Pemerintah Kota Pekanbaru mencapai 16.854 orang. Mereka adalah peserta yang lolos seleksi administrasi pada seleksi CPNS 2019 di Pemerintah Kota Pekanbaru.

Jumlah peserta SKD termasuk peserta yang memenuhi syarat setelah mengirim dokumen perbaikan selama masa sanggah.

Formasi dalam seleksi CPNS Pemerintah Kota Pekanbaru capai 346 orang. Jumlah formasi guru atau tenaga pendidikan mencapai 235 orang.

Jumlah terbanyak untuk guru SD. Formasi guru SD mencapai 166 orang. Sedangkan untuk formasi guru SMP hanya 69 orang.

Ada juga formasi tenaga teknis dan tenaga kesehatan. Jumlah tenaga teknis cukup banyak yakni 87 orang dan tenaga kesehatan sebanyak 24 orang.(MCR/Jef)

Berita Terkait