Jumat, 8 Safar 1442 H | 25 September 2020

Info

A generic square placeholder image with rounded corners in a figure.
Dekan FKIP Unri, Prof Dr Mahdum PhD

PEKANBARU -- Tahun 2020 ini masing-masing Program Studi (Prodi) di Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Riau (unri) kembali melaksanakan olimpiade bagi siswa TK, SD, SMP, SMA dan mahasiswa. Terdapat 16 16 program studi mulai dari olimpiade Bahasa Inggris, Biologi, Matematikan Sejarah, PPKn, Fisika, Kimia dan lainnya yang akan melaksanakan olimpiade.

"Ini memang sudah menjadi rutinitas masing-masing Prodi setiap tahunnya, masing-masing prodi telah menjadwalkan, dan akan berakhir hingga April mendatang," jelas Dekan FKIP Unri Prof Dr Mahdum PhD , Selasa (21/1) di Pekanbaru.

Olimpiade yang digelar mahasiswa masing masing prodi, kata Mahdum, levelnya tidak hanya tingkat Provinsi saja, namun juga regional sumatera dan nasional. Hal ini terlihat dari jumlah peserta yang berasal dari Provinsi lain khususnya mahasiswa. 

"Kalau tingkat TK, SD SMP dan SMA, peserta kebanyakan masih dari Riau dan beberapa provinsi tetangga. Namun untuk tingkat mahasiswa levelnya sudah tingkat sumatera dan bahkan nasional," kata Mahdum.

Sebelum olimpiade bergulir, kata Mahdum, pihak kampus memberi arahan kepada mahasiswa, prodi mana yang bisa menaikkan olimpiade sampai ke level nasional, maka dinaikan anggaran kegiatan, dari Rp 12 juta menjadi Rp16 juta masing masing prodi.

"Ternyata memang ada prodi yang berhasil menaikan level olimpiade sampai nasional dan kita naikan anggaran kegiatanya. Sedangkan keuntungan jika kompetisi tingkat nasional, akan berpengaruh positif terhadap akreditasi prodi," katanya.

Olimpiade siswa yang sudah berlangsung setiap tahun, kata Mahdum, bertujuan untuk mengukur kemampuan peserta,  bukan hanya dengan siswa satu sekolah tetapi dengan sekolah lain. Menjunjung nilai sportifitas ketika dalam suatu perlombaan. 

Selain itu, dengan olimpiade dapat memotivasi siswa lebih giat belajar lagi. Namun, pada kompetisi tahun ini, amino sekolah untuk mengirim peserta sedikit menurun karena keterbatasan dana dimiliki sekolah. Apalagi tahun ini, tidak ada lagi dana komite sekolah.

"Dari berapa prodi yang sudah melakukan olimpiade siswa dan mahasiswa, jumlah pesertanya menurun dari tahun lalu, karena terbatasnya dana sekolah. Dan pihak prodi memakluminya," jelasnya.

Ditambahkan Mahdum, olimpiade siswa dan mahasiswa yang digelar masing masing prodi, tidak hanya lomba, tapai juga bazar hasil kreatifitas mahasiswa. 

Olimpiade ini juga berhasil mendatang pejabat negara hadir dalam pembukaan olimpiade seperti Mantan Ketua MPR yang kini menjabat Wakil Ketua MPR Zulkifli Hasan dan Osman Sapta Odang pernah hadir dalam olimpiade PPKn tahun lalu.

"Tahun ini, olimpiade PPKn juga akan mengundang Wakil Ketua MPR Zulkifli Hasan,"pungkasnya. (MCR/mad)

Video

Pengarahan Gubernur Riau Mengenai Penanganan Covid-19

Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 Bersama Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Se Provinsi Riau

Gubernur Corner (19 September 2020)

Berita Terkait