Rabu, 26 Jumadil Akhir 1441 H | 19 Februari 2020

Info

PEKANBARU - Penggiat Anti Narkoba Forum Organisasi Kemasyarakatan Anti Narkoba (FOKAN) Provinsi Riau memberikan apresiasi kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Riau,  Syamsuar dan Edy Nasution yang telah berkomitmen perangi narkoba. 
 
Sebagaimana diketahui Riau masuk urutan ke 5 besar peredaran narkoba di Indonesia. Oleh sebab itu dengan langkah yang telah dimulai dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melaksanakan rangkaian kegiatan P4GN, salah satu setiap ASN dan THL di lingkungan pemerintah setempat telah melaksanakan tes urine.
 
Dari hasil tes urine yang dilakukan Pemprov Riau bekerjasama dengan BNN Provinsi Riau sebanyak 48 Orang yang terdiri 23 orang THL dan 25 orang terindikasi konsumsi narkoba. Dari 25 ASN itu 19 orang pemakai obat dokter.
 
"Kami sangat apresiasi langkah Gubernur dan Wakil Gubernur Riau melakukan tes urine ASN dan THL," kata FOKAN Riau Drs Jasril MSi didampingi Sekjen FOKAN Riau, Khairil Anuar ST MSi, Rabu (22/1/2020).

Menurutnya, dengan ketegasan kepala daerah di Provinsi Riau telah memberi sanksi kepada ASN dan THL yang terbukti pakai sampai dipecat dari jabatan serta diberhentikan sebagai THL. 
 
"Kita harap itu memiliki multiplier effect apa yang dilakukan oleh Pemprov Riau. Ini juga sebagai bentuk keseriusan Pemprov Riau tangani masalah narkoba di Riau," ujarnya. 
 
Karenanya, Jasril berharap apa yang dilakukan Pemprov Riau dapat diikuti oleh pemerintah kabupaten/kota se-Riau.

"Jadi kabupaten dan kota juga bersama seluruh komponen ikut membantu P4GN untuk menyelamatkan daerah bumi Melayu Riau ini dari bahaya narkoba," harapnya. 
 
Disamping itu, FOKAN Riau terus gencar melakukan sosialisasi bahaya narkoba kepada masyarakat. Seperti hari ini sosialisasi dilakukan di Kelompok Kerja Kepala Sekolah di Pekanbaru. (MCR/amn)

Berita Terkait