Rabu, 5 Rabiul Awwal 1442 H | 21 Oktober 2020

Info

Tim Rescue Balai Besar KSDA Riau diturunkan ke Desa Trimanunggal dan Desa Mukti Sari, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar mengecek langsung temuan jejak Harimau sumatera, Rabu (22/1). (Foto KSDA Riau)

PEKANBARU - Tim Rescue Balai Besar KSDA Riau diturunkan ke Desa Trimanunggal dan Desa Mukti Sari, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar mengecek langsung temuan jejak Harimau Sumatera, Rabu (22/1/2020). Tim dipimpin oleh Kepala Seksi Konservasi Wilayah 3, MB Hutajulu dan dua Polisi Kehutanan, mereka langsung berkoordinasi dengan aparat setempat untuk menuju lokasi temuan jejak dimaksud.  

"Memang betul ada temuan jejak Harimau Sumatera," ujar Kasubag Humas BKSDA Provinsi Dian Indiarti, Kamis (23/1/2020).

Dikatakannya, beberapa hari sebelumnya, warga diresahkan dengan munculnya seekor Harimau di kawasan kebun plasma sawit dekat pemukiman masyarakat tepatnya di plasma blok 3P milik Yuli Hasibuan. 

"Hasil observasi di lapangan disampaikan bahwa memang terdapat temuan bekas jejak tapak Harimau Sumatera dengan kondisi sudah mulai hilang dikarenakan hujan terjadi beberapa hari ini di desa tersebut. Tim segera mengambil data lapangan berupa ukuran jejak," ucapnya.

Selanjutnya tim melakukan sosialisasi terkait kemunculan Harimau Sumatera dengan membagikan poster cara penanganan apabila terjadi perjumpaan dengan satwa dilindungi tersebut. Tak lupa Tim mengimbau kepada masyarakat agar untuk sementara mengurangi aktifitas berkebun di malam hari serta apabila melakukan aktifitas diharapkan untuk berkelompok, tidak seorang diri.

"Tim pun mengimbau kepada perangkat desa dan masyarakat, apabila kemudian ditemukan kembali jejak baru, sisa kotoran, atau bekas cakaran satwa agar segera menginformasikan kembali ke Balai Besar KSDA Riau di nomor call centre 081374742981," harapnya. 

Untuk itu, Balai Besar KSDA Riau akan kembali menurunkan timnya untuk melakukan sosialisasi mitigasi konflik Harimau Sumatera dan bersama aparat pemerintah desa setempat telah sepakat untuk membentuk desa ramah konflik satwa liar dengan langkah awal membentuk Group penanggulangan konflik satwa tingkat desa. (MCR/DI)

Video

Himbauan Netralitas Pilkada 2020

Penganugerahan Penghargaan K3 Tahun 2020

Upacara Peringatan HUT ke 75 TNI Secara Virtual

Berita Terkait

Gubri Imbau Masyarakat Manfaatkan Potensi Riau

Selasa, 20 Oktober 2020 | 17:41:21 WIB

Pemprov Siap Fasilifasi UMKM Desa Kampar

Selasa, 20 Oktober 2020 | 15:15:51 WIB

Dimanapun Kegiatan Gubri Selalu Ingatkan Protokol Kesehatan

Selasa, 20 Oktober 2020 | 12:02:46 WIB

142 Warga Riau Sembuh, Paling Banyak dari Kampar

Sabtu, 10 Oktober 2020 | 20:58:37 WIB

Tiga Kecamatan di Kampar akan Berlakukan PSBM

Rabu, 30 September 2020 | 15:30:42 WIB

311 KK di Salo Kampar Bersyukur Terima Bankeu Pemprov Riau

Senin, 21 September 2020 | 20:03:06 WIB

Kasus Covid-19 Meningkat, Kampar Wacanakan PSBK

Senin, 14 September 2020 | 20:58:41 WIB

Warga Kampar Meninggal Dunia Akibat Covid-19

Selasa, 25 Agustus 2020 | 22:07:16 WIB

Tim Kukerta Abdimas Unri Kembangkan Kuliner Khas Kuok

Selasa, 25 Agustus 2020 | 21:51:34 WIB