Rabu, 26 Jumadil Akhir 1441 H | 19 Februari 2020

Info

PEKANBARU - Dinas Perkebunan Provinsi Riau mencatat per Oktober 2019, "Bumi Lancang Kuning" telah berkontribusi terhadap ekspor CPO nasional sebesar 40 persen melalui penyaluran Kilang Dumai.

Kabid Produksi Perkebunan, Dinas Perkebunan Provinsi Riau Vera Virgianti mengatakan bahwa pihaknya memperkirakan nilai ekspor CPO tersebut mencapai Rp85.000 miliar.

"Sebenarnya transaksinya dalam bentuk USD, tapi kalau dihitung dengan asumsi 1 USD itu Rp14.000, nilainya sekitar Rp85.000 miliar," kata Vera, Jumat (24/1/2020).

Sayangnya, dari jumlah tersebut, tak sampai Rp500 miliar yang kembali ke Riau melalui dana Peremajaan Sawit Rakyat (PSR).

Tahun 2019, Badan Pengelola Dana Kelapa Sawit (BPDPKS) yang notabene langsung berada di bawah Kementerian Keuangan RI mengkalim telah menyalurkan dana sebesar Rp254,6 miliar untuk Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di Provinsi Riau.

Direktur Utama BPDPKS Dono Boestami dalam sebuah pertemuan dengan Komisi XI DPR RI, Kamis (24/1/2020) di Pekanbaru mengatakan, dana yang berjumlah lebih dari Rp250 miliar itu disalurkan kepada 33 koperasi dan 4.590 pekebun di wilayah setempat.

"Kalau luasannya 11.006 ha. Dananya, Rp254,6 miliar," ujarnya. (MCR/ger)

Berita Terkait