Rabu, 6 Safar 1442 H | 23 September 2020

Info

PEKANBARU - Setelah Kawasan Industri Tenayan (KIT) ditetapkan sebagai salah satu kawasan strategis industri nasional, Pemerintah Kota Pekanbaru berencana membebaskan lahan seluas 1.500 hektare di daerah tersebut. 

Dikatakan Walikota Pekanbaru Firdaus dengan dibukanya kawasan itu diyakini akan membuka ratusan ribu lapangan pekerjaan. Sebab, investasi yang bakal ditanam di lahan seluas itu mencapai Rp28 triliun.

"Dengan ditetapkan kawasan strategis, tahap pertama 1.500 hektare lebih dari 3.000 hektare direncanakan industri hilirisasi agro dari Crude Palm Oil (CPO)," kata Firdaus, Jumat (24/1/2020).

Pemko Pekanbaru menggelar pertemuan dengan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di salah satu hotel, di Pekanbaru.

Pertemuan itu sebagai koordinasi pengamanan aset pemerintah kota di Kawasan Industri Tenayan (KIT). Apalagi KIT menjadi salah satu dari 14 kawasan industri strategis di Sumatera.

"Bila ada gangguan keamanan, semua program strategis ini tentu tidak berjalan. Maka kita harus bersinergi dalam mengamankan aset di KIT," kata Walikota.

Ia berharap pertemuan ini menjadi awal yang baik dalam upaya pengembangan KIT. Ia menyebut bahwa satu aset yang jadi fokus pengamanan adalah lahan seluas 266 hektare.

"Lahan ini adalah lokasi pengembangan KIT. Awalnya luas lahan ini mencapai 306 hektar. 40 hektar lahan di antaranya sudah beroperasi saat ini adalah PLTU 220 MW," kata dia. (MCR/Jef)

Video

Gubernur Corner (19 September 2020)

Rapat Koordinasi Bersama Forkopimda Riau Dan Wali Kota Pekanbaru Membahas Tentang PSBM

Konferensi Pers Gubernur Riau dan Walikota Pekanbaru Terkait Pelaksanaan PSBM di Kota Pekanbaru

Berita Terkait