Rabu, 26 Jumadil Akhir 1441 H | 19 Februari 2020

Info

PEKANBARU - Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Riau periode 2019-2024, telah mempersiapkan beberapa program unggulan untuk meningkatkan mutu pendidikan yang ada di Riau.

Beberapa program tersebut disampaikan langsung oleh Ketua PGRI Riau M Syafi'i, saat menyampaikan kata sambutan dalam acara pelantikan kelengkapan pengurus PGRI Riau, yang berlangsung di Gedung Guru H. M Rusli Zainal, Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru, Sabtu (01/02).

M Syafi'i menjelaskan, bahwa hal yang sangat penting bagi guru-guru saat ini adalah dilindungi dari berbagai macam aduan orangtua murid karena membentuk karakter siswanya. Untuk itu, ia bersama pengurus PGRI lainnya telah membentuk program perlindungan hukum bagi guru.

"Meskipun baru dilantik bulan Desember kemarin, kita telah berhasil memenangkan kasus aduan orangtua terhadap guru melalui perlindungan hukum guru ini," ungkapnya.

Ia melanjutkan, hal lainnya yang mesti disentuh yakni kebutuhan guru. Jika gaji guru terlambat dibayarkan, ada pihak yang bisa menjamin kebutuhan pokoknya baik itu dari pihak BUMN seperti Bulog atau pihak-pihak swasta lainnya yang akan menjadi mitra kerjasamanya PGRI Riau.

M Syafi'i menuturkan, ia juga akan membentuk PGRI Character Learning Provinsi Riau yang berada di Gedung Guru Riau, dengan harapan mampu meningkatkan mutu dasar, mutu menengah dan mutu pra sekolah.

"Jika ini berhasil, maka akan kita bentuk di setiap cabang kabupaten/kota yang ada di Riau dengan bekerjasama bersama pemerintah setempat," ujar Syafi'i.

Ketua PGRI Riau ini menambahkan, pihaknya juga akan bekerjasama dengan pemerintah Provinsi Riau untuk menekan angka putus sekolah, menaikkan angka partisipasi murni (APM), serta menyukseskan program wajib belajar 12 tahun.

"Bersinergi dengan pemerintah Provinsi Riau, pemerintah kabupaten/kota yang ada di Riau, korporasi, serta Universitas yang ada di Riau," tuturnya.

Ia juga menambahkan, kedepannya akan ada agenda besar yang diselenggarakan PGRI Riau diantaranya digitalisasi Kartu Keanggotaan, Bulletin Riau Edukasi, Pemilihan Guru Milenial, Program Guru Mengaji, Program Guru Ekonomi Kreatif, Pendirian Politeknik Ekonomi Kreatif serta Pelatihan Diklat Luar Negeri.

"Kita juga akan buat Komunitas Guru Seni Budaya dan Olahraga, Jambore Guru Riau, Gerakan Sayang Sekolah, Olimpiade Calon Guru Indonesia, Kongres PGRI, dan Pembina Upacara Senin," tutupnya. (MCR/IP)

Berita Terkait