Kamis, 11 Rabiul Akhir 1442 H | 26 November 2020
A generic square placeholder image with rounded corners in a figure.

PEKANBARU - Wakil Gubernur Riau Edy Afrizal Natar Nasution menyayangkan tindakan tidak manusiawi yang dilakukan sekuriti PT NWR saat mengeksekusi lahan perkebunan sawit di Desa Gondai, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Menurut Wagubri, cara pelaksanaan eksekusi lahan, terkesan brutal yang diperlihatkan perusahaan tetap tidak bisa dibenarkan. Karena itu, harus ada intropeksi dan komunikasi lebih baik lagi.

"Cara melaksanakan (eksekusi lahan, red) di Gondai harus diperbaiki. Tidak dibenarkan (brutal, red). Gunakan komunikasi yang baik," kata Wakil Gubernur Riau (Wagubri), Edy Natar Nasution di Balai Serindit, Gedung Daerah Provinsi Riau, Kamis (6/2/20).

Wagubri juga tidak menampik, perintah eksekusi yang tertuang dalam putusan Mahkamah Agung (MA) RI bernomor 1087 K/Pid.Sus.LH/2018 tertanggal 17 Desember 2018 tersebut merupakan putusan hukum tertinggi yang memang harus dilakukan.

Bahkan, kata Wagubri, beberapa waktu lalu, Menkumham Yasonna Laoly juga telah menyampaikan kepada Pemprov Riau bahwa apa yang menjadi putusan hukum dalam sengketa lahan di Gondai tersebut harus dilaksanakan.

"Ya itu kan putusan hukum, kita ikuti saja sekarang ketentuan hukum yang berlaku. Menkumham juga sampaikan ke kita soal itu, putusan hukum harus dilaksanakan," kata Wagubri.

Ia juga menjelaskan, bahwa Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Riau saat ini posisinya hanya sebagai pengawas dan tidak berwenang untuk menghentikan eksekusi lahan tersebut.

"Kalau Dinas LHK kan diminta sebagai pengawas saja, tidak ada kapasitasnya untuk menghentikan (eksekusi, red). Sementara yang melakukan eksekusinya dari pihak Kejaksaan," tegasnya. (MCR/mtr)

Video

Selamat Hari Ulang Tahun Ke-75 Persatuan Guru Republik Indonesia Tahun 2020

Gubernur Riau Pimpin Rakor Penegakan Perda Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan Kesehatan

Peletakan Batu Pertama Sentra Ekonomi Kreatif dan Budaya LAM Riau

Berita Terkait

Perlu Komitmen Bersama Untuk Majukan Pendidikan di Riau

Rabu, 25 November 2020 | 19:43:30 WIB

DLHK Riau Sebut Pembangunan Kanal Blocking Masih Berjalan

Rabu, 25 November 2020 | 19:02:14 WIB

Gubernur Riau: Guru Garda Terdepan Majukan Negeri

Rabu, 25 November 2020 | 18:54:12 WIB

Gubri: Pemerintah Kembali Angkat Guru Honorer Jadi PPPK

Rabu, 25 November 2020 | 15:02:11 WIB

Pemprov Riau Akan Usulkan 8 Ribu Guru Honorer Jadi PPPK

Rabu, 25 November 2020 | 14:51:26 WIB

Inilah 16 Alusista Terbaru Batalyon Arhanud 13/PBY

Rabu, 25 November 2020 | 14:12:28 WIB

Wagubri Paparkan Peran Zakat di Masa Pandemi Covid-19

Selasa, 24 November 2020 | 23:53:07 WIB

Wagubri Buka Rakorda BAZNAS Se-Riau 2020

Selasa, 24 November 2020 | 23:49:10 WIB