Rabu, 26 Jumadil Akhir 1441 H | 19 Februari 2020

Info

PEKANBARU - Beredarnya isu terkait dugaan pencairan insentif (upah pungut) atau uang "Saving" untuk Wali Kota Pekanbaru sebesar Rp 1.3 Miliar, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin membantah perihal uang "Saving" tersebut. 

"Tidak benar dan fitnah yang diberitakan tersebut di media. Pencairan insentif atau upah pungut tersebut, langsung ditransfer ke rekening pegawai Bapenda masing-masing," ujar Ami Panggilan akrabnya kepada awak media, Jumat (7/02/2020) di Kantornya. 

Uang tersebut, lanjut mantan Camat Rumbai tidak ada dilakukan pemotongan. Semua yang diterima pegawai penuh alias tidak ada pemotongan. 

Salah satu pejabat yang tidak mau disebutkan namanya, mengatakan bahwa uang insentif yang diterima melalui rekening tidak ada pemotongan sama sekali. 

"Alhamdulillah, uang tersebut saya terima Full dan tidak ada pemotongan tersebut. Jadi yang diberitakan kemaren di media adalah tidak benar," tegasnya. (MCR/Exa)

Berita Terkait