Senin, 11 Safar 1442 H | 28 September 2020

Info

PEKANBARU - Kasus virus corona masih menjadi momok negatif negeri ini. Berbagai informasi yang berkembang membuat langkah antisipasi dan penanganan terus dilakukan.

Begitu juga untuk warga negara Indonesia (WNI) termasuk warga Riau yang masih di karantina di Natuna. Hingga saat ini kondisi WNI termasuk masih dalam kondisi baik, namun belum dapat kembali ke kampung halaman.

Proses krantina terhadap 238 WNI di Natuna, Kepulauan Riau telah memasuki hari kedelapan. Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes Achmad Yurianto menegaskan seluruhnya tak menunjukkan gejala yang mengacu pada pneumonia. Menurutnya, hingga hari kedelapan, kondisi mereka secara keseluruhan baik.

“Tidak ada yang demam, sesak nafas, atau gejala lainnya. Justru, lanjut dia, gejala yang muncul adalah gatal-gatal. Bukan lantaran 2019-nCoV, tapi masalah air yang digunakan di sana. Tapi sudah ditangani," paparnya, Selasa (11/2/2020).

Selain itu berkembangkan virus corona alias flu Wuhan membuat para mahasiswa Indonesia di Cina menunda untuk kembali ke negeri panda. Jumlah WNI di Cina pun kini tinggal sedikit. Di sisi lain, pemerintah membantah bahwa tidak adanya kasus corona di Indoneisa disebabkan alat deteksi yang kurang canggih.

Saat ini, jumlah WNI yang berada di daratan Cina tinggal berjumlah 1.890 orang. Turun drastis dibandingkan data Desember lalu yang mencapai sekitar 16.500 orang. sebagian besarnya adalah mahasiswa termasuk mahasiswa asal Riau.

Seperti diinformasikan sebelumnya, mahasiswa asal Riau yang sedang melakukan studi di Wuhan beberapa waktu lalu menginformasikan dalam kondisi baik. (MCR/mz) 

Video

Pilkada Serentak Tahun 2020 Harus Terapkan Protokol Kesehatan

Peresmian Jalan TOL Pekanbaru-Dumai (PERMAI) Oleh Presiden Republik Indonesia

Pengarahan Gubernur Riau Mengenai Penanganan Covid-19

Berita Terkait