Rabu, 20 Rajab 1442 H | 03 Maret 2021
Hotel Aryaduta (internet)

PEKANBARU - Legislator Riau yang duduk di Komisi III salah satunya membidangi masalah pajak daerah, Sofyan Sirodj Abdul Wahab menyebutkan bahwa masalah operasional hotel Aryaduta tinggal menunggu sikap dari Gubernur Riau. Komisi III DPRD Riau tetap pada sikap sebelumnya untuk ditutup.

"Tinggal lagi sikap dari Gubernur, karena saat ini tidak juga ada itikad baik dari Lippo Karawaci selaku pengelola hotel Aryaduta dalam merevisi MoU deviden yang dianggap sudah tidak layak lagi. Komisi III tetap merekom untuk ditutup saja," katanya, Kamis (13/02/2020).

Disampaikan juga, pihak Lippo Karawaci sudah dianggap tidak 'menghargai' Riau. Pasalnya tiap diundang dalam rapat pembahasan revisi MoU tidak pernah hadir.  

"Sebelumnya yang diutus dalam rapat staff yang tidak bisa mengambil keputusan. Akhirnya rapat dibatalkan karena dianggap tidak akan menghasilkan kata sepakat," tambahnya.

Sebagaimana yang diberitakan media ini sebelumnya, deviden yang didapat oleh Riau sesuai MoU minimal Rp 200 juta per tahun. Pihak Aryaduta mengambil angka minimal terus tiap tahun dan angka ini dianggap tidak etis lagi dengan melihat laba yang didapat saat ini. (MCR/Ch) 

Video

Terimakasih Pemerintah Provinsi Riau (Bapak.Gubernur Riau :Drs.H.Syamsuar,M.Si)

Pisah Sambut Dengan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Riau

Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Kebakaran Hutan Dan Lahan Tahun 2021

Berita Terkait

Test Penulisan Makalah, Dua Peserta Assessment Gugur

Selasa, 02 Maret 2021 | 21:53:26 WIB

KPK Bantu Pemprov Riau Tuntaskan Persoalan Aset Tanah

Selasa, 02 Maret 2021 | 21:50:00 WIB

Wagubri Hadiri Pelantikan ADPM

Selasa, 02 Maret 2021 | 19:46:47 WIB

Kolaborasi Vaksinasi Bagi Pedagang Pasar di Pekanbaru

Senin, 01 Maret 2021 | 16:02:29 WIB

Luas Panen Padi Riau Naik 1,59 Ribu Hektar

Senin, 01 Maret 2021 | 15:26:15 WIB