Senin, 13 Safar 1443 H | 20 September 2021
Hotel Aryaduta (internet)

PEKANBARU - Legislator Riau yang duduk di Komisi III salah satunya membidangi masalah pajak daerah, Sofyan Sirodj Abdul Wahab menyebutkan bahwa masalah operasional hotel Aryaduta tinggal menunggu sikap dari Gubernur Riau. Komisi III DPRD Riau tetap pada sikap sebelumnya untuk ditutup.

"Tinggal lagi sikap dari Gubernur, karena saat ini tidak juga ada itikad baik dari Lippo Karawaci selaku pengelola hotel Aryaduta dalam merevisi MoU deviden yang dianggap sudah tidak layak lagi. Komisi III tetap merekom untuk ditutup saja," katanya, Kamis (13/02/2020).

Disampaikan juga, pihak Lippo Karawaci sudah dianggap tidak 'menghargai' Riau. Pasalnya tiap diundang dalam rapat pembahasan revisi MoU tidak pernah hadir.  

"Sebelumnya yang diutus dalam rapat staff yang tidak bisa mengambil keputusan. Akhirnya rapat dibatalkan karena dianggap tidak akan menghasilkan kata sepakat," tambahnya.

Sebagaimana yang diberitakan media ini sebelumnya, deviden yang didapat oleh Riau sesuai MoU minimal Rp 200 juta per tahun. Pihak Aryaduta mengambil angka minimal terus tiap tahun dan angka ini dianggap tidak etis lagi dengan melihat laba yang didapat saat ini. (MCR/Ch) 

Video

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner

Penandatanganan Nota Kesepakatan Tentang Rancangan Awal Kebijakan Umum

Berita Terkait

Besok, Leani Atlet Paralimpiade Tokyo Akan Diarak

Sabtu, 18 September 2021 | 17:49:38 WIB

Gubri Harap Prestasi Catur Riau Ke Depan Bisa Lebih Baik  

Sabtu, 18 September 2021 | 15:05:35 WIB

Gubri Hadiri Acara Pelantikan Pengprov Percasi Riau

Sabtu, 18 September 2021 | 14:49:36 WIB

Peran TNI dan Polri Sangat Penting Dalam Penanganan COVID-19

Jumat, 17 September 2021 | 21:26:25 WIB

APBD-P 2021 Riau Ditargetkan Akhir September Disahkan

Jumat, 17 September 2021 | 16:27:12 WIB

Siap-siap, KASN Izinkan Evaluasi Pejabat Pemprov Riau

Jumat, 17 September 2021 | 09:17:54 WIB