Senin, 11 Safar 1442 H | 28 September 2020

Info

Hotel Aryaduta (internet)

PEKANBARU - Legislator Riau yang duduk di Komisi III salah satunya membidangi masalah pajak daerah, Sofyan Sirodj Abdul Wahab menyebutkan bahwa masalah operasional hotel Aryaduta tinggal menunggu sikap dari Gubernur Riau. Komisi III DPRD Riau tetap pada sikap sebelumnya untuk ditutup.

"Tinggal lagi sikap dari Gubernur, karena saat ini tidak juga ada itikad baik dari Lippo Karawaci selaku pengelola hotel Aryaduta dalam merevisi MoU deviden yang dianggap sudah tidak layak lagi. Komisi III tetap merekom untuk ditutup saja," katanya, Kamis (13/02/2020).

Disampaikan juga, pihak Lippo Karawaci sudah dianggap tidak 'menghargai' Riau. Pasalnya tiap diundang dalam rapat pembahasan revisi MoU tidak pernah hadir.  

"Sebelumnya yang diutus dalam rapat staff yang tidak bisa mengambil keputusan. Akhirnya rapat dibatalkan karena dianggap tidak akan menghasilkan kata sepakat," tambahnya.

Sebagaimana yang diberitakan media ini sebelumnya, deviden yang didapat oleh Riau sesuai MoU minimal Rp 200 juta per tahun. Pihak Aryaduta mengambil angka minimal terus tiap tahun dan angka ini dianggap tidak etis lagi dengan melihat laba yang didapat saat ini. (MCR/Ch) 

Video

Pilkada Serentak Tahun 2020 Harus Terapkan Protokol Kesehatan

Peresmian Jalan TOL Pekanbaru-Dumai (PERMAI) Oleh Presiden Republik Indonesia

Pengarahan Gubernur Riau Mengenai Penanganan Covid-19

Berita Terkait