Ahad, 4 Jumadil Akhir 1442 H | 17 Januari 2021

PEKANBARU - Faktor eksternal yang mempengaruhi penurunan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Provinsi Riau periode ini disebabkan oleh menurunnya kinerja ekspor crude palm oil (CPO) atau minyak sawit mentah.

"Merebaknya wabah virus corona di China menyebabkan adanya kekhawatiran permintaan minyak sawit dapat turun mengingat China merupakan pembeli minyak nabati terbesar kedua di dunia setelah India," kata Kepala Bidang (Kabid) Pengolahan dan Pemasaran, Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau, Defris Hatmaja di Pekanbaru, Kamis (13/2/2020).

Sementara itu, harga minyak nabati lain seperti minyak kedelai juga mengalami penurunan di bursa China, sama seperti harga CPO. Selain itu mulai diberlakukannya bea keluar CPO juga ikut menjadi sentimen negatif, Kementerian Perdagangan mencatat harga referensi CPO pada Februari 2020 sebesar US$ 839,69 per metric ton (MT) (diatas US$ 750/MT) atau naik dibandingkan periode Januari sebesar US$ 729,72/MT.

"Dengan kenaikan harga tersebut, pemerintah memberlakukan bea keluar CPO sebesar US$ 18/MT," ujarnya.

Seperti diketahui, harga TBS kelapa sawit di Riau pada penetapan 12-18 Februari 2020 mengalami penurunan pada setiap kelompok umur kelapa sawit. Dengan jumlah penurunan terbesar pada kelompok umur 10-20 tahun yang mengalami penurunan harga sebesar Rp50,68 per kilogram (Kg).

"Terjadi penurunan mencapai 2,76 persen dari harga minggu lalu. Sehingga harga TBS untuk satu minggu menjadi Rp 1.865,81 per kg," jelas Defris.

Ia menjelaskan, penurunan harga TBS periode ini disebabkan oleh terjadinya penurunan harga jual CPO dan kernel dari seluruh perusahaan sumber data. Yang mana, untuk harga jual CPO, PTPN V mengalami penurunan sebesar Rp139,23 per kg.

Sinar Mas Group mengalami penurunan harga sebesar Rp310,43 per kg, Astra Agro Lestari Group mengalami penurunan harga sebesar Rp79,32 per kg, Asian Agri Group mengalami penurunan harga sebesar Rp136,21 per kg, dan PT Citra Riau Sarana mengalami penurunan sebesar Rp82,00 per kg dari harga minggu lalu.

Sedangkan untuk harga jual kernel, Astra Agro Lestari Group mengalami penurunan sebesar Rp77,27 per kg, dan Asian Agri Group mengalami penurunan harga sebesar Rp452 per kg, dan PT Citra Riau Sarana mengalami penurunan sebesar Rp353,34 per kg dari harga minggu lalu.

"Sehingga harga CPO sebesar Rp8.522,85 dan harga kernel Rp4.679,60," tuturnya. (Mcr/rat)

Video

Penyuntikan Vaksinasi Covid-19 Di Provinsi Riau

Wakil Gubernur Riau Pimpin Rakor Bahas Rencana Vaksin Covid-19 dan Pengetatan Prokes

Wakil Gubernur Riau Hadiri Rapat Penanganan Covid-19 dan Rencana Pelaksanaan Vaksinasi

Berita Terkait

Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Hari Ini Turun

Sabtu, 16 Januari 2021 | 21:48:59 WIB

Pasien Sembuh Bertambah 166, Kasus Baru 96 Orang

Sabtu, 16 Januari 2021 | 19:22:33 WIB

Pasien Sembuh Bertambah 186 Jadi 24.849 Orang

Jumat, 15 Januari 2021 | 19:19:05 WIB

Dinsos Riau Siap Fasilitasi Bantuan dari Pemerintah Pusat

Jumat, 15 Januari 2021 | 16:04:23 WIB

Lifting Migas Riau Tahun 2020 Lampaui Target

Jumat, 15 Januari 2021 | 13:51:05 WIB

Lab RSUD Arifin Achmad Periksa 631 Sampel Swab

Kamis, 14 Januari 2021 | 22:30:47 WIB

Wagubri: Masyarakat Tidak Perlu Ragu Divaksin

Kamis, 14 Januari 2021 | 19:24:09 WIB