Ahad, 3 Safar 1442 H | 20 September 2020

Info

BENGKALIS - Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bengkalis membahas proyeksi pendapatan daerah dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2021, Selasa (12/2/2020).

Pembahasan itu dilakukan Bappeda bersama Badan Pendapatan Daerah dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bengkalis.

"Kita mengundang tim TAPD terkait proyeksi pendapatan 2021 dalam rangka penyusunan RKPD 2021," ungkap Kabid Perencanaan Pengendalian dan Evaluasi (PPE), Muhammad Firdaus, Kamis (13/2/2020).

Selain membahas proyeksi pendapatan, menurut Firdaus, fokus diskusi juga membicarakan program strategis pemerintah daerah dan pagu anggaran perangkat daerah .

"Kemudian kita membahas terkait dengan program strategis untuk dianggarkan kembali pada tahun berikut serta pagu per PD sesuai capaian kinerja," tambahnya.

Diutarakan Kabid PPE, untuk proyeksi anggaran tahun depan, banyak sejumlah inovasi dilakukan Bapenda. Diyakini hal itu dapat mendongkrak pendapatan.

"Ada inovasi baru yang dilakukan Bapenda, seperti sistem pembayaran dengan sistem online, penempatan alat Typing Box bagian upaya Bapenda meraih pajak selain mendata wajin pajak, " pungkasnya.

Hadir dalam diskusi tersebut, Sekretaris Bappeda Rinto, Kepala Bapenda Supardi dan BPKAD diwakili Kabid Anggaran Arlys Suhatman. (MCR/man)

Video

Gubernur Riau Hadiri Panen Perdana Kebun Jagung Kelompok Tani Goro SAE Riau

Gubernur Corner (12 September 2020)

Gubernur Riau Meninjau Penempatan Pasien Orang Tanpa Gejala (OTG) Di Rumah Sehat Rusunawa Rejosari

Berita Terkait