Senin, 15 Rabiul Akhir 1442 H | 30 November 2020

PEKANBARU - Setelah meninjau langsung kondisi Stadion Utama Riau bersama Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, Gubernur Riau, Syamsuar memastikan proses perbaikan bakal segera dilaksanakan.

Menurut Gubri, masyarakat Riau sangat berhasarat helat piala dunia u-20 diselenggarakan di Riau bersama beberapa daerah lainnya. Karena itu, Pemprov konsentrasi melakukan perbaikan stadion untuk memenuhi semua aspek dan standart FIFA.

"Riau sudah menyampaikan hasrat agar Stadion Utama Riau bisa dijadikan venue Piala Dunia U20 tahun 2021. Tentu kita harus melakukan beberapa perbaikan terhadap hal-hal yang perlu diperbaiki," kata Gubri Syamsuar, Kamis (13/2/2020).

"Tentunya apa yang menjadi masukan Ketum PSSI terkait apa yang harus diperbaiki akan menjadi konsentrasi kami, agar standar FIFA bisa kita penuhi," sambungnya.

Untuk perbaikan stadion, Gubri mengaku sudah mendapat dukungan dari perusahaan yang beroperasi di Riau yakni PT RAPP.

"Dan saya mengharapkan dan mereka sudah melaporkan ke saya dalam Minggu ini sudah ada pekerjaan di stadion utama. Dan kami juga sudah membagi tugas, mana nanti sarana yang dikerjakan perusahaan dan pemerintah daerah," ujarnya.

Karenanya, Gubri berharap ada perusahaan-perusahaan lain yang beroperasi di Riau ikut membantu perbaikan Stadion Utama Riau.

"Saya berharap semakin banyak perusahaan di Riau yang ikut membantu perbaikan stadion, sehingga tidak hanya RAPP," cakapnya.

Sebelumnya Ketua Umum (Ketum) PSSI Mochamad Iriawan meninjau sarana dan prasarana Stadion Utama Riau yang nantinya akan dijadikan sebagai salah satu venue nominasi World Cup U20 tahun 2021. Hasilnya, ada beberapa catatan yang harus diperbaiki.

"Kami di sini melakukan pengecekan stadion utama Riau yang nanti menjadi salah satu venue nominasi untuk World Cup," katanya, Kamis (13/2/2020) di Stadion Utama Riau.

Menurutnya Stadion Utama Riau besar dan megah. "Tapi secara penilaian kami untuk lapangan pasti rumput harus diangkat kalau stadion ini menjadi venue World Cup. Kemudian sarana pendukung lainnya di dalam kami melihat seperti ruang ganti pakaian pemain cukup dan sesuai dengan standar, hanya saja perlu ditambah loker-loker," ujarnya.

"Kemudian tadi kita lihat ada tangga. Yang mana pemain tidak diharuskan menggunakan tangga biasa, tapi harus menggunakan karpet sehingga pemain tidak dimungkinkan cindera ketika jatuh," sambungnya.

Selain itu, lanjut Irawan, secara kasat mata di luar stadion ada beberapa yang perlu dilakukan perbaikan-perbaikan.

"Sedangkan unntuk tempat duduk sudah single seat. Ini stadion utama akan menjadi nominasi yang nanti akan kami nilai kembali. Yang penting bagi kami adalah bagaimana mempercepat perbaikan stadion ini," ungkapnya.

"Tentunya atensi dari kepala daerah (Gubernur Riau) akan menjadi catatan kami untuk bisa tidaknya Stadion Utama Riau bisa dipakai menjadi venue World Cup U20 tahun 2021," cakapnya.

Dia menambahkan, sebetulnya Riau tidak masuk 10 stadion yang masuk laporan FIFA. Hanya saja PSSI mengambil inisiatif karena gubernur dan masyarakat Riau nampaknya ingin sekali stadion ini menjadi venue World Cup.

"Setelah peninjau ini kami akan kirim surat ke FIFA apa yang kami lihat di Riau ini. Nanti bulan Maret kami bersama tim FIFA akan kembali ke sini untuk memastikan dipakai atau tidak stadion ini," tukasnya.(MC Riau/yan)

Video

Selamat Hari Ulang Tahun Ke-75 Persatuan Guru Republik Indonesia Tahun 2020

Gubernur Riau Pimpin Rakor Penegakan Perda Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan Kesehatan

Peletakan Batu Pertama Sentra Ekonomi Kreatif dan Budaya LAM Riau

Berita Terkait

BPBD Riau: Banjir Kampar Diprediksi pada Desember-Januari

Kamis, 26 November 2020 | 13:51:18 WIB

Wagubri Serahkan PGRI Award untuk Guru Guru Berprestasi 

Kamis, 26 November 2020 | 13:48:34 WIB

Gubri: Pemprov Riau Akan Mempercepat Proses Tender Proyek

Rabu, 25 November 2020 | 13:22:57 WIB

Dalam Catatan BPBD Riau, 3 Daerah di RiauTerpapar Banjir

Selasa, 24 November 2020 | 12:13:07 WIB

BPBD Riau: Banjir di Pelalawan Terus Dipantau

Ahad, 22 November 2020 | 18:34:21 WIB

Petugas Bandara SSK II Temukan 6.594 Butir Ekstasi

Sabtu, 21 November 2020 | 19:10:26 WIB