Rabu, 26 Jumadil Akhir 1441 H | 19 Februari 2020

Info

Gubernur Riau, Drs. H. Syamsuar, M.Si

PEKANBARU - Di tahun 2019-2024 Pemerintah melalui Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappens) dan Kementerian Perindustrian telah menetapkan dua kawasan industri di Provinsi Riau yakni Kawasan Industri Tenayan dan Kawasan Industri Buton. Untuk mengembangkannya perlu dukungan infrastruktur yang memadai.

Itu dikatakan Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar dalam acara Pertemuan Gubernur Riau dan Forkopimda Riau dengan Tim Komisi V DPR RI dalam rangka pembahasan tentang infrastruktur dan transportasi di Provinsi Riau yang berlangsung di Ruang Melati Kantor Gubernur Riau, Kamis (13/2/2020).

Dikatakan Gubri dua kawasan industri tersebut sudah masuk ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). "Kawasan Industri Tenayan dan Buton yang akan dikembangkan ini sudah masuk ke dalam RPJMN," ungkapnya.

Sementara untuk mendukung kawasan industri tersebut, ia berharap Tim Komisi V DPR RI yang hadir kala itu bisa membantu. "Dukungan yang diperlukan untuk perkembangan kawasan industri ini pertama adalah kebutuhan jalan yang lebih baik," harapnya.

Sebab, Gubri melihat banyak investor yang ingin berinvestasi di Bumi Lancang Kuning ini.
Seperti yang disebutkannya, investasi di tahun 2019 lalu Provinsi Riau termasuk urutan ke 6 se-Indonesia dalam urusan investasi setelah Pulau Jawa. (MCR/NV)

Berita Terkait