Ahad, 20 Zulhijjah 1441 H | 09 Agustus 2020

Info

PEKANBARU - Pertumbuhan produksi Industri Manufaktur Mikro dan Kecil (IMMK) triwulan IV tahun 2019 pada tingkat nasional naik 4,85 persen. Sementara itu, pertumbuhan produksi industri manufaktur mikro dan kecil triwulan IV tahun 2019 di Provinsi Riau naik 2,91 persen (y-on-y) terhadap triwulan IV tahun 2018.

Demikian diungkapkan Kepala BPS Riau, Misfaruddin, Senin (17/2/20). Menurutnya, kenaikan disebabkan naiknya produksi industri pengolahan tembakau sebesar 88,40 persen, dan industri mesin dan perlengkapan YTDL (yang tidak termasuk dalam lainnya) yang naik 39,37 persen.

"Industri yang mengalami penurunan produksi terbesar adalah industri farmasi dan obat tradisional yang turun 23,64 persen dan industri kendaraan bermotor yang turun 20,82 persen," ujarnya.

Untuk pertumbuhan produksi industri manufaktur mikro dan kecil triwulan IV tahun 2019, tambahnya, naik sebesar 4,87 persen (q-to-q) terhadap triwulan III 2019. 

Industri yang mengalami kenaikan produksi tertinggi adalah industri alat angkutan lainnya yang naik 61,69 persen, sedangkan industri yang mengalami penurunan terbesar adalah industri farmasi, obat dan obat tradisional yang turun 24,41 persen. (MCR/mtr)

Video

Rapat Pembahasan Perbatasan Bengkalis (Indonesia) Dengan Malaysia

Ucapan Dan Harapan Masyarakat Provinsi Riau Bersempena Hari Jadi Provinsi Riau Ke-63

Gubernur Corner (1 Agustus 2020)

Berita Terkait