Jumat, 18 Sya'ban 1441 H | 10 April 2020

Info

PEKANBARU - Pengamat Kebijakan Publik Universitas Riau, Zaili Rusli ditunjuk sebagai salah satu narasumber pada program RBT Talk 90 menyampaikan 3 akar penting persoalan Hotel Aryaduta sesuai tema "Kontrak Diputus Bagaimana Nasib Hotel Aryaduta?" yang telah berlangsung di Kantor Radio 90 FM, Senin, (17/02/20).

Melihat dari kacamata akademis, Zaili Rusli menyebutkan 3 akar penting persoalan Hotel Aryaduta ini antara lain tujuan didirikannya, profesional dan proporsional, dan etika bisnis dari pihak hotel Aryaduta.

"Yang pertama tujuannya, tentu kita tahu yaitu pelayanan masyarakat dan bisnis, yaitu bisnis untuk peningkatan APBD, kedua profesional dan proporsional antara dua belah pihak, dan ketiga etika bisnis yaitu kepantasan, kelayakan dan kepatutan sebagai pembisnis," katanya.

Ketiga hal tersebut saling terkait satu sama lain, jika tidak bisa disinkronkan dan di akumulasi secara baik, maka diputuskannya kontrak kerjasama antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dengan hotel Aryaduta merupakan hal yang tepat.

"Yah, tentu pemutusan kontrak kerjasama ini tidak semudah membalikkan telapak tangan harus tetap sesuai prosedurnya, ini tentang bagaimana tindakan yang dilakukan pemerintah terhadap diputuskan kontrak hotel Aryaduta ini. Misalnya dengan persiapan langkah selanjutnya agar hotel Aryaduta tetap berjalan," lanjutnya.

Dengan persiapan yang konkrit jika diputus kontrak hotel Aryaduta telah ditetapkan, sikap pemerintah yang tetap menjalin kerjasama yang telah dilakukan sebelumnya oleh pihak hotel Aryaduta dan menunjukkan bahwa pemerintah juga mampu membangun bisnis untuk meningkatkan pendapatan daerah. (MC/DW).

Video

Ucapan Terima Kasih Gubernur Riau Kepada Insan Pers

Dari Gubernur Riau Untuk Tenaga Pendidik

Update Corona Provinsi Riau || 4 April 2020

Berita Terkait