Jumat, 10 Safar 1443 H | 17 September 2021
Minta Diangkat Jadi PNS, GTKHNK Riau Mengadu ke Anggota DPR dan DPD RI Dapil Riau
Organisasi GTKHNK audiesi dengan Anggota DPR RI dan DPD RI Dapil Riau yang diterima oleh Achmad bersama Syamsurizal dan, Edwin Pratama Putra di Ruang MKD gedung DPR RI, Kamis (20/2/2020).

JAKARTA - Organisasi Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer Non Kategori (GTKHNK) 35 Tahun ke Atas Provinsi Riau mengadu kepada anggota DPR RI dan DPD RI daerah pemilihan provinsi Riau. Maksud dan tujuan kedatangan mereka untuk meminta dukungan terkait tuntutan GTKHNK agar dapat diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) melalui Keputusan Presiden (Kepres).

Rombongan GTKHNK yang berjumlah sekitar 40 orang tersebut yang berasal dari perwakilan 12 Kabupaten/Kota di Provinsi Riau. Mereka diterima Anggota DPR RI, Achmad bersama Syamsurizal dan Anggota DPD RI, Edwin Pratama Putra di Ruang MKD gedung DPR RI, Kamis (20/2/2020).

"Kami berharap dan memohon melalui lembaga DPR da DPD RI  dapat menyampaikan ke presiden RI untuk dapat menyelesaikan masalah Guru honorer yang berusia 35 tahun ke atas agar diangkat menjadi PNS tanpa di tes," ucap Ketua GTKHNK Provinsi Riau, Eko Wibowo saat menyampaikan aspirasi GTKHNK Provinsi Riau.

Disebutkan Eko, guru honorer yang tergabung dalam GTKHNK ini kehadirannya seperti tidak dianggap dan seolah dikesampingkan. Padahal sudah mengabdi cukup lama hingga belasan tahun.

"Dulu honorer kategori 1 dan 2 bisa di angkat, kenapa kami tidak. Makanya kami menginginkan itu (diangkat PNS)" ungkap Eko seraya mengapresiasi atas waktu dan peehatian yang diberikan legislator dan senator asal Riau menerima dan menampung aspirasi GTKHNK.

Tuntutan dari GTKHNK ini tambah Musharlaili, bukan tanpa alasan. Selain sudah mengabdi cukup lama sampai belasan tahun, pihaknya juga memiliki kompetensi, integritas dan pengalaman sebagai tenaga pengajar di sekolah- sekolah di Riau.

"Kalau kita bicara kuantitaa dan kualitas saya rasa tidak perlu diragukan lagi. Pegalaman mengajarnya di atas 10 tahun. Sudah teruji kemampuaunnya," terangnya.

Karena itu tegasnya, pihaknya menunggu perhatian dari pemerintah agar dapat dipertimbangkan dan diprioritaskan diangkat menjadi PNS tanpa tes atas dasar pertimbangan yang sudah kami sampaikan.

"Melalui bpk/ibu anggota DPR RI dan DPD RI bisa melembutkan hati presiden. Karena kami bagian dari yang turut mencerdaskan anak bangsa," pintanya pada pertemuan yang dipiminan Anggota DPR RI, Achmad yang juga mantan Bupati Rokan Hulu. (mcr/yud)

Video

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner

Penandatanganan Nota Kesepakatan Tentang Rancangan Awal Kebijakan Umum

Berita Terkait

APBD-P 2021 Riau Ditargetkan Akhir September Disahkan

Jumat, 17 September 2021 | 16:27:12 WIB

Siap-siap, KASN Izinkan Evaluasi Pejabat Pemprov Riau

Jumat, 17 September 2021 | 09:17:54 WIB

Tahun Ini DLHK Riau Bangun 100 Sekat Kanal di Tiga Daerah

Kamis, 16 September 2021 | 21:24:06 WIB

Gubri Harap Penggawa Melayu Riau Jaga Marwah Negeri

Kamis, 16 September 2021 | 13:28:33 WIB