Senin, 11 Syawwal 1441 H | 01 Juni 2020

Info

TELUK KUANTAN - Kondisi ruas jalan yang menghubungkan Desa Telukpauh menuju Desa Padangkunyit Kecamatan Pangean saat ini terlihat banyak yang rusak. Padahal, pengaspalan ruas jalan ini baru saja selesai pengerjaannya Januari 2020 kemarin.

Sedikitnya, ada titik di ruas jalan tersebut, aspalnya pecah-pecah dan terkelupas. Jalan pun berlubang. 

"Kok seperti ini jalannya. Aspal bisa pula pecah-pecah dan berlubang," kata Agus, salahseorang warga yang melintasi ruas jalan tersebut, Senin kemarin.

Melihat kerusakan itu, anggota DPRD Kuansing asal Pangean, Jefri Antoni ST menyesalkan pengaspalan jalan dilakukan asal jadi. Akibatnya, aspal mudah rusak saat diterjang banjir.

"Selaku orang Pangean, saya tidak terima pengaspalan jalan seperti ini. Rugi jadinya masyarakat. Jalan ini kebutuhan masyarakat. Asal jadi saja," ujarnya kepada wartawan, Selasa (25/2/2020).

Selain jalan yang baru tuntas diaspal awal Januari lalu itu, menurutnya, aspal jalan terlihat tipis. 

"Ini base jalan tidak layak diaspal, tapi tetap diaspal. Kesannya, seperti dipaksakan. Apalagi aspal baru tidak sama ketebalannya dengan aspal lama," ujarnya.

Politisi Demokrat ini pun menyesalkan dinas terkait yang tidak melakukan pengawasan secara baik terhadap pengaspalan jalan ini. 

"Saya tidak mau menyalahkan rekanan saja. Karena ini juga tidak terlepas dari pengawasan dinas terkait," ujarnya.

Sementara Ketua Komisi III DPRD Kuansing Bidang Pembangunan, Romi Alfisa Putra SE mengakui, kalau pengaspalan jalan Telukpauh-Padangkunyit ini sudah diingatkannya sejak lama. 

"Agar tidak mengaspal sebelum basenya layak untuk diaspal," katanya.

Menurutnya ada dua kegiatan pengaspalan yang menjadi catatan. Pertama, jalan Telukpauh-Padangkunyit dan kegiatan aspal jalan di Kuantan Hilir. Masalahnya hampir sama, cenderung dipaksakan diaspal. 

"Ya, seperti inilah kondisinya. Jadi rugi masyarakat. Nanti kita panggil dinas terkait. Kenapa sampai seperti ini," katanya.

Sementara Kabid Bina Marga PUPR Kuansing Jafrison kepada wartawan mengatakan akan menindaklanjuti adanya kerusakan jalan yang baru selesai diaspal tersebut.

"Dalam waktu dekat kita akan tinjau ke lapangan, sejauh apa kerusakannya," ungkapnya.(MCR/US)

Video

Konferensi Pers Update Covid-19 ( 28 Mei 2020) di Provinsi Riau

Konferensi Pers Update Covid-19 ( 27 Mei 2020) di Provinsi Riau

Konferensi Pers Update Covid-19 ( 22 Mei 2020) di Provinsi Riau

Berita Terkait